Agung Hercules Meninggal Dunia, Kenali Kanker Otak Glioblastoma yang Dideritanya

By National Geographic Indonesia, Jumat, 2 Agustus 2019 | 10:57 WIB
Agung Hercules saat dirawat di rumah sakit akibat penyakit kanker otak yang dideritanya. (Instagram @sinyoritaesperanza)

Nationalgeographic.co.id - Penyanyi Agung Hercules meninggal dunia di usia ke-51 pada Kamis (1/8/2019). Diketahui, sebelum meninggal, pria dengan nama asli Agung Santoso ini hampir setahun berjuang melawan kanker otak glioblastoma stadium empat. Lalu, apa itu kanker otak glioblastoma?

Melansir Hello Sehat, glioblastoma juga dikenal dengan sebutan glioblastoma multiforme (GBM), yang merupakan tumor otak atau glioma yang berkembang dengan sangat cepat. Glioblastoma termasuk ke dalam tumor ganas (kanker) stadium 4, di mana sebagian besar sel tumor akan terus bereproduksi dan membelah diri pada waktu tertentu.

Baca Juga: Makan Kacang Kedelai Baik Bagi Kesehatan Jantung, Ini Tiga Manfaatnya

Tumor ini terbentuk dari perkembangan abnormal sel otak yang disebut dengan astrosit yang berfungsi menjaga kesehatan sel saraf otak. Oleh karena itu, kanker ganas satu ini juga dikenal sebagai astrositoma stadium empat. Umumnya, kanker jenis ini terjadi pada orang dewasa. Tapi, glioblastoma bisa menyerang siapa saja, termasuk anak-anak.

Gejala yang muncul bisa berbeda-beda, bergantung bagian otak mana yang terserang tumor. Namun, secara umum, glioblastoma memiliki beberapa gejala sebagai berikut:

Apabila tumor ini berkembang hingga mengenai saraf-saraf tertentu, penderitanya juga dapat mengalami beberapa gejala seperti lemas atau perubahan mimik wajah, hilangnya koordinasi, atau bahkan kemampuan mengingat.

Tumor ini juga dapat memengaruhi kemampuan berbahasa apabila berkembang di bagian otak yang memiliki fungsi tersebut. Akibatnya, pasien akan kesulitan dalam berbicara atau memahami pembicaraan.

Pencegahan dan pengobatan

Umumnya, kanker jenis ini bisa diobati dengan operasi, terapi radiasi dan kemoterapi. Tidak ada cara untuk mencegah kanker otak, tetapi kita dapat mengurangi risiko kanker otak dengan cara berikut ini: 

Baca Juga: Memulai Hari dengan Jamu, Kunci Sukses Jokowi Jaga Kebugaran Tubuh

Merangkum dari Healthline, karena memang belum diketahui secara pasti apa penyebab tumor otak, maka kita tidak bisa mencegah kondisi ini. Namun, kita tetap dapat memperkecil peluang dan risiko terkena penyakit ini.

Memperkecil risiko tumor pada otak bisa dilakukan dengan cara menerapkan pola hidup sehat, berolahraga dengan rutin, meninggalkan kebiasaan merokok, dan mengonsumsi makanan sesuai dengan kebutuhan. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Kanker Otak Glioblastoma Penyebab Meninggalnya Agung Hercules". Penulis: Ariska Puspita Anggraini.