Melacak Asal Sushi dengan Smartphone

By , Selasa, 4 Juni 2013 | 14:34 WIB

Menemukan kode QR (quick response) di situs internet atau suatu produk tertentu sudah biasa ditemui. Yang tidak biasa adalah menemukan kode QR di sushi yang akan Anda santap.

Dengan mengarahkan smartphone Anda ke kode QR di sushi itu, Anda akan bisa melihat dari mana sumber ikan tersebut. Konsumen juga bisa melihat seluruh ikan yang masuk dalam FishWatch yang datanya disediakan oleh National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA).

Inilah konsep sustainable seafood yang dilakukan oleh pemilik rumah makan Harney Sushi, Dustin Summerville dan Kirk Harrison, di San Diego, Amerika Serikat. Summerville dan Harrison, dibantu Executife Chef Robert Ruiz, menjalin kerja sama dengan para peneliti di Southwest Fisheries Science Center di La Jolla, California, AS.

"Kami membantu membangun cara baru dalam perikanan berkelanjutan karena kami menyebabkan tingginya permintaan [ikan]," kata Chef Ruiz seperti dilansir Mei 2013.

Bentuk kode QR seperti ini, ujar Ruiz, akan membuat konsumen sushi-nya berhadapan langsung dengan isu perikanan. Dengan demikian, para konsumen ini akan mengedukasi dirinya sendiri.

Metode ini dipilih karena panduan perikanan yang ada selama ini dianggap hanya berisi daftar mengenai apa yang bisa dan tidak boleh dimakan. Ketimbang mengizinkan konsumen membuat keputusan sendiri.

Ruiz melihat konsep ini di sebuah restoran di London, Inggris. Di mana Chef kue dan roti di situ menggunakan semacam kertas nasi ke makanan hasil olahan mereka. Dengan konsep hampir sama dan investasi sekitar Rp3,9 juta, Ruiz dan kolega membeli mesin cetak dengan tinta yang bisa dimakan.

"Program ini berjalan penuh sekitar tiga bulan lalu [Februari]. Responnya luar biasa, kami sama sekali belum mendapat tanggapan negatif." Meski masih langkah kecil, kode QR di restoran sushi ini sudah membantu mengurangi perdagangan ikan yang berlebih.

Khusus untuk profesi Chef, Ruiz menambahkan, "Pekerjaan Chef harusnya tahu dari mana asal ikannya. Kenapa hanya saya yang menanyakan hal ini?"