Serba-Serbi Konser Musik

By , Kamis, 16 Januari 2014 | 15:36 WIB

Pagelaran musik di masa modern ini telah dijadikan destinasi wisata. Mendapati keluarga yang sengaja menyisihkan waktu untuk datang ke festival musik kini bukan lagi pemandangan yang aneh. Lagi pula, menyaksikan idola Anda beraksi dengan kedua mata tentu jauh lebih nikmat dibandingkan mendengarkan lagunya saja. Tanpa harus mengurangi keasyikan menonton konser, berikut ini beberapa tips menghadiri konser musik yang asyik.

» Kenali jenis konser yang akan Anda datangi. Sebelum datang dan menikmati suguhan musik, Anda harus mengenali betul jenis musik apa yang akan Anda nikmati nanti di dalam konser. Mendatangi konser rock akan jauh berbeda dengan mendatangi konser musik klasik. Bila Anda hendak menghadiri konser musik klasik, seyogyanya Anda datang dengan berpakaian formal yang rapi dan bersikap santun.

Musik klasik biasanya dipertunjukkan di dalam auditorium, dan Anda pun menikmatinya dari tempat duduk yang teratur rapi. Di sisi lain, sebaiknya Anda tidak datang ke konser musik rock dengan berpakaian formal. Ketimbang berpakaian formal, jelas kaus oblong, celana jins dan sepatu kanvas merupakan paduan yang lebih nyaman dan tepat untuk berjingkrak dan melebur bersama kerumunan penonton.

» Perhatikan barang bawaan. Menikmati konser musik berarti bernyanyi bersama sang idola, mengangguk-anggukan kepala seiring irama musik dan berdansa mengikuti musik yang berdentum. Agar menghindari barang bawaan Anda terselip atau terjatuh, lebih baik Anda mengatur barang bawaan ke konser dengan seefektif mungkin.

Bawa tas yang tidak mudah terbuka, dan terbuat dari bahan yang kuat. Beberapa orang bahkan lebih memilih untuk tidak membawa tas apa pun saat menghadiri konser musik rock yang digelar outdoor untuk menghindari risiko kehilangan isi tas saat berdesakan dengan para penonton, karena bukan tidak mungkin ada menyelip kawanan pencopet.

» Kuasai jadwal. Festival musik besar dan bersala internasional biasanya memiliki lebih dari satu panggung. Jauh-jauh hari sebelum mendatangi festival tersebut, telitilah dulu jadwalnya—biasanya dicantumkan di website konser yang bersangkutan. Dengan panggung yang banyak, tentu saja Anda tidak bisa menonton semua performance. Untuk itu, putuskan dahulu, band mana yang ingin Anda tonton.

Di festival sebesar Java Jazz atau Java Rockin' Land, hanya untuk berpindah tempat dari lokasi panggung satu ke panggung yang lain pun memakan waktu yang tidak sedikit. Jangan sampai Anda berakhir menghabiskan waktu hanya untuk berpindah panggung tanpa bisa menikmati pertunjukan musik apa pun.

» Pastikan tiket ada di geng­gam­an Anda. Tanpa tiket di genggaman, menonton konser hanya jadi impian. Belilah tiket yang resmi dan langsung dari pihak penyelenggara. Kalaupun Anda tidak punya waktu untuk mendatangi kantor penyelenggara, sudah banyak website yang menyediakan jasa penjualan tiket, dengan sistem yang lebih mudah. Dengan maraknya konser dan festival internasional di Indonesia, banyak pula pihakpihak yang mencoba peruntungan dengan menjual tiket palsu.

Konser internasional juga biasanya menggelar berapa putaran penjualan tiket, yang biasa dikenal sebagai presale atau early bird—tentu jauh lebih murah. Bila Anda cukup yakin ingin mendatangi konser tersebut, lebih baik membeli tiketnya jauh-jauh hari. Hindari juga calo, karena harga tiket konsernya bisa dipastikan lebih mahal dari harga yang ditetapkan. Banyak pula kuis-kuis yang diselenggarakan oleh media atau produk tertentu, yang digelar melalui media sosial Facebook dan Twitter. Tidak ada salahnya uji keberuntungan, dan dapatkan tiket dengan cuma-cuma. Beberapa website yang menyediakan jasa penjualan tiket secara online: www.rajakarcis.com, www.jakartaconcerts.com, www.ibudibjo.com, www.sistic.com, www.ticketmaster.com

Beberapa konser berskala internasionalJava Jazz Festival (Indonesia): Pertama kali diperkenalkan pada tahun 2003, sebagai pagelaran musik jazz terbesar di Asia, dan masih bertahan hingga kini. Festival ini berhasil mendatangkan berbagai aksi legendaris seperti James Brown, Incognito, George Benson, dan juga Carlos Santana.

Glastonbury (Inggris): Bermula di sebuah daerah rural kecil di wilayah Barat Inggris raya, salah satu festival musik tertua di dunia ini tidak lagi diragukan keberadaannya. Glastonbury sudah dimulai sejak tahun 1970 hingga pada Juni nanti yang ke-26 dilaksanakan, dengan penampil-penampil raksasa seperti Coldplay, U2, dan juga Beyonce.

Summersonic (Jepang): Gelaran tahunan ini unik, karena diadakan pada waktu yang sama di dua kota yang berbeda. Selain lineup internasional, grup musik lokal Jepang dan sineas berpotensi juga mendapatkan ekspos besar.

Big day out (Australia): Festival besar di benua terkecil ini sudah bukan hal yang baru lagi. Biasanya festival ini diadakan di beberapa kota besar Australia dengan deretan grup musik ternama. Festival ini dimulai pada tahun 1992, dengan Nirvana sebagai headlinenya.

Mosaic Music Festival (Singapura): Berlokasi di Esplanade—pusat pertunjukkan seni dan gaya hidup, Mosaic Music Festival tidak mengenal batasan dalam menyajikan musik. Mosaic Music Festival terakhir berhasil mendatangkan penampil lebih dari 20 negara, termasuk Indonesia.