DKI Jakarta Raih Penghargaan Bebas Malaria

By , Minggu, 27 April 2014 | 10:09 WIB

Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi memberikan pengakuan terhadap lima kota administrasi di DKI Jakarta dan 167 daerah lainnya se-Indonesia dalam keberhasilan penanganan wilayah bebas malaria. Pengakuan tersebut diberikan dalam bentuk sertifikat eliminasi malaria."Saya mengapresiasi 212 pemimpin daerah yang sudah berkomitmen menjaga dan berkontribusi menciptakan wilayahnya bebas dari penyakit malaria. Saya juga harapkan wilayah lainnya bekerja sama menjaga warganya, dari penyakit mematikan ini," ucap Nafsiah saat penyerahan penghargaan dalam Seminar Nasional Peringatan Hari Kesehatan Sedunia dan Hari Malaria Sedunia di Jakarta, Sabtu (26/4).Nafsiah mengatakan bahwa para pemimpin seperti bupati, wali kota, gubernur dan seluruh stake holder lainnya dapat menggerakkan masyarakat untuk mencegah perkembangan penyakit menular tersebut. Sebab kesepakatan itu sudah menjadi komitmen global yang disepakati pada Sidang Majelis Kesehatan Sedunia tahun 2007."Pak Presiden juga sudah menginstruksikan bahwa Indonesia harus mencapai eliminasi malaria secara bertahap mulai 2010 lalu sampai selambat-lambatnya tahun 2030 seluruh wilayah NKRI bebas malaria," ungkap Nafsiah kepada Kompas.com.Terkait implementasinya, Kementerian Kesehatan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) seperti penyemprotan secara berkala, memasyarakatkan penggunaan kelambu berinsektisida dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan hingga menjangkau masyarakat di daerah terpencil."Untuk menciptakan program tersebut, kami selaku Pemerintah Pusat akan menyediakan kelambu berinsektisida, obat-obatan anti malaria dan perlengkapan diagnostik untuk upaya percepatan ini," ungkapnya.Dalam acara yang sekaligus untuk memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April dan Hari Malaria Sedunia pada 25 April, beberapa diantara penerima sertifikat eliminasi malaria yaitu, Wali kota se-DKI Jakarta, Banda Aceh, Batam, Bangka, Belitung, Bandung, Magelang, Surabaya, Pontianak, Samarinda, Palu, Gorontalo dan 23 perwakilan daerah lainnya.