Pesawat Air Algerie Kemungkinan Besar Jatuh

By , Kamis, 24 Juli 2014 | 23:28 WIB

Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Aljazair Air Algerie yang hilang dari pantauan radar di wilayah udara Mali, Kamis (24/7), kemungkinan besar jatuh namun hingga kini belum ditemukan jejak pesawat itu.

Menteri Luar Negeri Prancis Laurent Fabius mengatakan di dalam pesawat yang hilang itu terdapat 51 orang warga Prancis. "Pesawat itu kemungkinan besar jatuh. Pencarian kini difokuskan dri wilayah Mali yang luas di sekitar Gao, yang masih bergolak," kata Fabius.

Fabius menambahkan, berdasarkan informasi yang diberikan sejumlah pejabat Burkina Faso selain 51 warga Prancis, penumpang pesawat itu juga berasal dari 14 negara termasuk awak kabin yang berasal dari Spanyol.

"Kontak dengan pesawat McDonnell-Douglas 83 (sebelumnya disebut DC-9) hilang pada pukul 01-47, tak lama setelah pilot meminta izin mengubah arah pesawat terkait masalah cuaca," tambah Fabius (Baca juga Pesawat Air Algerie Hilang di Sahara).

Dikabarkan wilayah utara Mali yang dilewati Air Algerie itu sedang dilanda angin badai.

Sementara itu, wilayah utara Mali pernah dikuasai kelompok-kelompok militan selama beberapa bulan pada 2012. Meski kelompok militan itu berhasil dipukul mundur dalam operasi militer pimpinan Prancis, namun kawasan itu belum sepenuhnya stabil.