Saat Terbangkan Pesawat, Kopilot Ini Alami Serangan Jantung

By , Sabtu, 23 Agustus 2014 | 13:55 WIB

Lion Air mengkonfirmasi meninggalnya Kopilot Thai Lion Air, Peter Esberte akibat serangan jantung pada Rabu (20/8), saat menerbangkan pesawat dari Hat Yai ke Bangkok.Menurut Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, meskipun sudah dipastikan meninggal karena serangan jantung, keluarga Peter Esberte tetap meminta jenazah Peter diotopsi. "Kopilot tersebut terkena serangan jantung dan tidak sadarkan diri. Kemudian dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit. Meski demikian pihak keluarga meminta untuk di otopsi." ujar Edward Sirait saat dihubungi Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/8).Edward menjelaskan, meninggalnya Kopilot Thai Lion Air tersebut tetap menjadi perhatian serius Lion Air. Bahkan menurut dia, Lion sudah memiliki mekanisme untuk melihat kondisi kesehatan seluruh Pilot dan Kopilotnya selama enam bulan sekali.

Kopilot tersebut terkena serangan jantung dan tidak sadarkan diri.

Lion Air juga kata Edward sudah mengecek kelengkapan dokumen kesehatan Kopilot Thai Lion Air yang terkena serangan jantung tersebut. Dari pengecekan itu, Lion memastikan bahwa berdasarkan data kesehatan yang ada, Kopilot Thai Lion Air dinyatakan baik.Meskipun sudah ada pengecekan dokumen kesehatan selama enam bulan sekali, Lion mengimbau agar semua Pilot dan Kopilot memeriksakan kesehatannya secara bertahap. Hal tersebut perlu dilakukan menurut Edward agar segala gejala sakit bisa diketahui. 

Sementara itu, jenazah Kopilot Thai Lion Air tersebut saat ini masih berada di Bangkok. Mengenai lokasi otopsi, Lion belum mengetahui otopsi akan dilakukan dimana. Namun menurutnya, Lion akan membiayai kepulangan jenazah Peter Esberte tersebut ke Belanda.