Pecahkan Rekor Penemuan Spesies Laut pada Kedalaman Delapan Kilometer

By , Sabtu, 20 Desember 2014 | 09:40 WIB

Sejumlah peneliti memecahkan rekor saat  menemukan ikan pada kedalaman 8.145 meter di bawah permukaan laut. Temuan ini telah memecahkan rekor sebelumnya yang terpaut 500 meter. Selain spesies ikan yang belum pernah dilihat, peneliti juga menemukan spesies krustasea raksasa di kedalaman 8 kilometer.

Temuan spesies-spesies unik itu merupakan hasil ekspedisi tim Kajian Ekosistem Hadal (Hades) ke Palung Mariana yang berada di Samudera Pasifik. Tim ini bahkan meneliti hingga kedalaman sekitar 11 kilometer di bawah permukaan laut, ini merupakan palung terdalam di dunia.

”Banyak kajian yang tergesa-gesa ke dasar palung. Namun, dari sudut pandang ekologi, pandangan itu sangat terbatas. Ibaratnya, seperti ingin memahami ekosistem sebuah gunung hanya dengan meninjau puncaknya,” kata Dr Jeff Drazen dari Universitas Hawaii, Amerika Serikat.

Snailfish temuan terbaru ini mempunyai panjang 15 centimeter dan mempunyai sirip seperti sayap yang memudahkan untuk mencari makanan.

Bentuknya sangat aneh dan seperti mengapung di udara. Bentuknya luar biasa rapuh dan, ketika berenang, dia seperti punya tisu basah yang mengambang di belakang.

Guna memperoleh gambar-gambar berkualitas baik, tim menggunakan perangkat nirawak lebih dari 90 kali ke kedalaman yang berkisar antara 5.000 meter hingga 10.600 meter. Hasilnya mereka menemukan ikan yang ditemukan di kedalaman 8.145 meter.

Awalnya Dr Alan Jamieson dari Universitas Aberdeen mendapati snailfish. “Namun, bentuknya sangat aneh dan seperti mengapung di udara. Bentuknya luar biasa rapuh dan, ketika berenang, dia seperti punya tisu basah yang mengambang di belakang. Moncongnya juga aneh, seperti moncong anjing dalam film kartun,” kata Jamieson yang turut dalam tim ekspedisi itu.

Tim ekspedisi juga menemukan spesies unik yang diduga anggota keluarga krustasea. Spesies ini memiliki panjang tubuh hingga 30 centimeter. “Kami punya rekaman selama 20 jam dan kami mempelajari cara mereka berenang, cara mereka makan, dan cara mereka menghalau predator,” kata Jamieson.

"Semakin dalam Anda pergi, semakin tinggi konsentrasi zat ini, "kata Jamieson. "Ketika  Anda sampai  ke 8.200  meter,  tidak  ada  ikan mampu  bertahan  pada  kedalaman ini. Kalau  untuk  pergi lebih  dalam,  tekanan  justru  akan  menghancurkan  selnya", tambahnya.

Sebelum ekspedisi ini, rekor ikan terdalam dipegang oleh snailfish berwarna merah muda (Pseudoliparis amblystomopsis) yang ditemukan di Palung Jepang dengan kedalaman 7.700 meter.