Ekor Pesawat QZ8501 Segera Diangkat dari Dasar Laut

By , Jumat, 9 Januari 2015 | 11:51 WIB

Tim penyelam gabungan TNI Angkatan Laut telah menyusuri kembali bangkai ekor pesawat AirAsia QZ8501 di Laut Jawa, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (9/1/2014). Penyusuran ini untuk mencari black box atau kotak hitam pesawat. Namun, setelah tim pertama turun ke dasar laut selama 62 menit, black box tak juga ditemukan.

"Sudah kami susuri semua, tidak ditemukan black box," kata Serka Oot Sudarma, melaporkan hasil penyelaman kepada Panglima TNI Jenderal (TNI) Moeldoko di KRI Banda Aceh, Jumat pagi.

Namun, menurut Oot, ada bagian belakang ekor pesawat yang tidak dapat disusuri karena menancap ke pasir dan lumpur di dasar laut. Oot pun menyarankan agar ekor pesawat ditarik terlebih dahulu ke permukaan yang lebih tinggi sehingga tak ada lagi bagian yang tertutup lumpur.

Saat ini, tim penyelam sudah berhasil memasang tali dan tiga balon floating bag ke bagian ekor pesawat. Balon itu tinggal dikembangkan di dalam air untuk menarik ekor pesawat ke permukaan.

Kapal Crest Onyx milik SKK Migas yang dapat menarik beban 50 ton juga akan ikut membantu. Setelah ditarik, ekor pesawat akan berada pada ketinggian 5-7 meter sehingga tak ada lumpur yang menghalangi.

"Ekor itu silakan ditarik, tetapi harus ada penyelam yang standby di bawah untuk melihat sisa-sisa barang yang jatuh. Mungkin ada black box di situ," kata Panglima TNI memberi restu penarikan pesawat.