Vaksin Polio Sintetis Coba Dikembangkan Ilmuwan

By , Senin, 16 Februari 2015 | 11:02 WIB

Suatu tim ilmuwan internasional mencoba mengembangkan vaksin yang sepenuhnya merupakan vaksin buatan untuk memerangi penyakit polio.

Para ilmuwan mengharapkan pendekatan baru ini dapat mengatasi kekurangan pada vaksin yang ada sekarang guna membantu melenyapkan polio secara menyeluruh.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Yayasan Bill & Melinda Gates menyumbang dana sebesar US$674.000 (sekitar Rp8 miliar) untuk proyek pembuatan vaksin polio sintetis ini.

Proyek vaksin buatan ini diumumkan di pertemuan tahunan Asosiasi Amerika untuk Pemajuan Ilmu di San Jose, California. Para peneliti dari Amerika Serikat dan Inggris akan ikut berpartisipasi.

Pertempuran membasmi polio sebenarnya hampir bisa dimenangkan. Dahulu ada ratusan ribu kasus polio di seluruh dunia, sementara tahun lalu dilaporkan hanya ada 350 kasus, dan kebanyakan ditemukan di Pakistan.

Namun upaya pembasmian detik-detik terakhir ini terbukti menyulitkan dan mengesalkan. Salah satu alasannya karena vaksin oral yang sekarang menggunakan versi virus yang sudah dilemahkan untuk merangsang daya tanggap tubuh dan perlindungan di dalam pasien.

Bagi beberapat orang, vaksin ini malah menyebabkan infeksi dalam usus yang memungkinkan virus yang menjadi aktif lagi untuk keluar dari tubuh dan menyebar ke tubuh orang lain yang belum divaksinasi.

Jika partikel virus ini tidak memiliki mesin genetik, maka penyebaran dapat dihentikan.

Oleh karena itulah WHO dan Yayasan Gates Foundation memberikan dana agar ilmuwan dapat merekayasa partikel semacam itu yang kemudian nantinya bisa digunakan sebagai pengganti vaksin yang tersedia sekarang.