3 Dampak Buruk Sering Pakai <i>High Heels</i>

By , Minggu, 15 November 2015 | 12:00 WIB

Terlepas dari efeknya yang membuat postur tubuh perempuan nampak mengagumkan dengan kaki yang jenjang, kaum hawa sepatutnya sadar jika sepatu high-heels atau bertumit tinggi hanya memberi luka pada kaki mereka.  Sayangnya, masih banyak perempuan yang tidak tahu dampak buruk mengenakan sepatu ‘high-heels’ pada kesehatan kaki secara jangka panjang.

Seperti yang dilansir oleh FootHealth, berikut 3 akibat selalu kenakan sepatu berhak tinggi pada kesehatan kaki. Sebaiknya, Anda simak baik-baik dan segera menghentikan kebiasaan tersebut, karena 3 akibat selalu pakai sepatu berhak tinggi ini sungguh mengerikan. Bunion Bunion adalah struktur tulang menonjol di dasar jempol kaki. Umumnya ini bukan pertumbuhan tulang, melainkan perpindahan sendi yang terdorong keluar dari bawah kulit. 

Faktor genetika memainkan peran besar dalam pengembangan bunion sehingga sepatu high heels tidak dapat menjadi satu-satunya faktor yang disalahkan.

Bunion dapat dikelola dengan langkah-langkah dasar seperti menaruh bantalan, memberi ruang kaki, dan berbagai perawatan lainnya. 

Bedah untuk bunion melibatkan pemotongan tulang atau prosedur fusi tulang, dan bedah kosmetik bunion dapat dilakukan untuk meminimalkan jaringan parut yang tidak sedap dipandang.

Kaki palu Ini dampak pakai sepatu berhak tinggi yang kedua ialah jari kaki palu, atau yang lebih dikenal sebagai jari kaki melengkung, terjadi saat buku-buku jari dari jari-jari kaki menjadi menonjol dan sering kapalan.

Sepatu hak tinggi memiliki peran besar sebagai penyebab jari kaki palu. Hal ini disebabkan berat badan yang berlebihan menyebabkan luka pada ligamen jari-jari kaki. Kondisi ini dapat diobati dengan penggunaan alas serta beberapa perawatan termasuk operasi.

Tulang tumit yang menggembung Akibat pakai sepatu berhak tinggi untuk jangka waktu panjang ialah kondisi bagian belakang tulang tumit bisa menonjol akibat sepatu hak tinggi. Kondisi yang umum terjadi adalah tulang tumit yang miring ke atas.

Pada dasarnya, kondisi terjadi akibat peradangan pada tulang tumit. Semakin tinggi tumit, semakin mungkin tulang tumit menggembung terjadi. Perawatan sederhana melibatkan penggunaan alas dan obat nyeri serta peregangan sebelum menggunakan sepatu.