BBTF, Ajang Promosi Destinasi Wisata Nusantara ke Dunia Internasional

By , Kamis, 12 Mei 2016 | 08:30 WIB

Bali sudah lama dikenal sebagai ikon pariwisata Indonesia. Kebanyakan wisman memang memilih Bali sebagai destinasi wisata ketika berkunjung di Indonesia. Padahal, Indonesia bukan hanya Bali. Masih banyak pulau-pulau yang menawarkan destinasi wisata yang tak kalah indah dari Pulau Dewata.

Kepopuleran Bali di mata dunia bisa dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi wisata pulau-pulau lain di Indonesia. Menteri Pariwisata Indonesia Arief Yahya mengatakan, "Bali sebagai 'jendela pariwisata' Indonesia sangat efektif dalam menarik kunjungan wisatawan mancanegara untuk melanjutkan wisatanya ke kawasan Indonesia Timur dan kawasan lainnya."

Salah satu bentuk upaya yang dilakukan untuk memasarkan destinasi wisata lain di Indonesia dengan membonceng ketenaran Bali yaitu dengan Penyelenggaraan Bali & Beyond Travel Fair (BBTF). Dengan tema utama “Where The World Comes to Meet”, acara BBTF yang berkonsep Business to Business (B2B) ini menjadi wadah bagi para pelaku bisnis wisata Indonesia untuk melakukan promosi dan transaksi langsung dengan buyer dari seluruh dunia.

“Untuk memajukan pariwisata Indonesia, setidaknya kita harus punya satu alat yang bisa mempromosikan destinasi-destinasi wisata Indonesia kepada dunia internasional, dan BBTF inilah alatnya,” ujar Ketua Panitia BBTF 2016 I Ketut Ardana dalam konferensi pers di Gedung Sapta Pesona, Selasa (10/5).

Memasuki tahun ketiga, Penyelenggaraan BBTF kali ini akan lebih fokus pada tiga produk wisata unggulan di Indonesia, yakni leisure, MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition), serta wisata minat khusus. Pemetaan minat khusus meliputi wedding & anniversary, spa & wellness, sport and adventure, healing & medical tourism, event organizer/PEO, tour operators, religious tourism dan halal tourism.

Sejauh ini, jumlah buyer yang mendaftar mencapai 309 buyer dari 42 negara.  Jumlah tersebut sudah melampaui target yang ditetapkan sebesar 275 buyer. Sementara itu, jumlah seller diproyeksikan mencapai 225. Adapun jumlah wisatawan yang ditargetkan dari BBTF 2016 ini sebesar 550.000 kunjungan dengan target transaksi bisnis yang dihasilkan sebesar Rp 9,3 Triliun.

Ketut mengatakan bahwa pada BBTF tahun ini, presentase antara seller asal Bali dengan daerah lain berimbang, yakni 50:50. Daerah selain Bali yang turut hadir di BBTF 2016 di antaranya Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, Tana Toraja, Yogyakarta, Banyuwangi dan Pulau Komodo.

BBTF 2016 akan digelar di Bali Dua Convention Center (BNDCC), Nusa Dua, Bali, pada 22-26 Juni mendatang.