Kisah Di Balik Foto Sampul nan Romantis

By , Kamis, 19 Mei 2016 | 20:00 WIB

Ke mana pun Nataly Osmann melangkah, Murad Osmann mengikutinya. Begitu pula lebih dari empat juta pemilik akun Instagram, yang turut melacak perjalanan pasangan Rusia ini dalam seri #FollowMeTo milik mereka.

Bintang sampul kita menciptakan tanda khas berupa foto berpegangan tangan saat perjalanan pertama ke Barcelona, Spanyol, pada 2012. "Nataly sangat antusias untuk melihat semuanya, dari Gunung Tibidabo sampai Sagrada Família.

Saya hanya ingin mengambil gambar," ujar Murad. "Suatu ketika, saya ingin memotret Nataly, tapi dia memalingkan wajah, menggenggam tangan saya, dan terus melangkah menarik saya pergi.

Seperti Anda bisa lihat, hal ini tak menghentikan saya mengambil gambarnya." Sejak itulah, Nataly yang memimpin jalan, baik itu melewati Italia, India, Bali, atau Brazil.

"Ada negara-negara yang membuat kita jatuh cinta pada pandangan pertama. Kami sungguh terpukau dengan Yordania. Negeri ini seperti surga kecil yang menawarkan begitu banyak tujuan indah."

Pada Juni 2015, mereka membawa proyek #FollowMeTo lebih dekat rumah—ke pernikahan mereka di Moskow dan Republik Dagestan, negara bagian Rusia yang merupakan kampung halaman Murad.

Sampul Majalah National Geographic Traveler Indonesia edisi Juni 2016. (NGT Indonesia)

“Saya mencari gambar segar dengan rasa ikonik tempat yang cepat dikenali,” tutur Direktur Fotografi  Anne Farrar mengenai pencariannya untuk sampul sempurna Majalah National Geographic Traveler.

“Taj Mahal sangat indah dan dibangun untuk kisah cinta yang menarik. Saya menyukai gagasan mengawinkan sejarah dengan kisah Osmann sendiri,” jelasnya.

“Pasangan pengantin baru ini berkomitmen untuk menjalani hidup mereka dengan melakukan perjalanan sebagai pengalaman bersama. Ini sangat cocok dengan filosofi brand kami. Saya tahu sampul majalah harus foto mereka ketika di Taj Mahal, yang sangat membangkitkan romantisme perjalanan.”