Berlangganan

Mengejar Jejak Majapahit di Tanadoang Selayar

Sabtu, 28 Oktober 2017 | 05:10 WIB
Bagikan :
Kampung Bissorang beberapa waktu lalu sempat menjadi perhatian. Di sini, kita dapat menjumpai meriam Majapahit yang masih terawat di salah satu rumah warga.

Penduduk Bissorang menyebutnya ba’dili atau Papporo Bissorang. Meriam ini diperkirakan sudah ada melalui hubungan antarkerajaan Majapahit. Menurut sejarahnya, senjata jenis meriam itu sudah ada disana sejak Kampung Bissorang dulunya berada di pesisir pantai kemudian pindah ke puncak bukit batu.

Pulau Pasitallu Timur, yang berada di bagian selatan Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar. Penduduk di pulau ini adalah keturunan Suku Bajo, yang telah terkenal melaut hingga benua tetangga, Australia. (Sanovra Jr/Tribun Timur) Pada masa silam, Selayar punya peran penting dalam perdagangan rempah-rempah di Moluccan alias Maluku. Pulau ini menjadi tempat singgah para pedagang untuk mengisi armada lautnya dengan sejumlah bekal sembari menunggu musim yang baik untuk berlayar. Dari situlah, muncul kata “Selayar”. Nama Selayar berasal dari kata cedaya, yang dalam bahasa Sansekerta bermakna satu layar. Konon, kata ini dipilih lantaran banyak perahu satu layar yang singgah di sini.

Kata cedaya telah diabadikan namanya dalam Kitab Negarakertagama karangan Empu Prapanca pada abad 14. Ditulis bahwa pada pertengahan abad 14, sewaktu Kerajaan Majapahit dipimpin oleh Hayam Wuruk yang bergelar Rajasanegara, Selayar digolongkan dalam Nusantara, yaitu pulau-pulau lain di luar Jawa yang berada di bawah kekuasaan Majapahit. Ini berarti bahwa armada Gajah Mada atau Laksamana Nala pernah singgah di pulau ini.

Kegiatan wisata selam menjadi andalan pariwisata di kawasan Taman Nasional Taka Bonerate, Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. (Asri) Jadi, misteri Bissorang belum lagi terungkap. Saya pun masih penasaran. Sebab, situs ini harus saya kunjungi saat singgah di Selayar, sebelum meneruskan perjalanan bahari menuju Taman Nasional Taka Bonerate, yang menyajikan panorama perairan dangkal ala ataman surgawi tropis.