Mengapa Siklus Hidup Kucing Tidak Mengalami Metamorfosis Sama Sekali?
Nationalgeographic.co.id—Setiap hewan memiliki siklus hidup yang unik. Beberapa melewati perubahan bentuk yang dramatis, sementara yang lain hanya mengalami pertumbuhan.
Proses perubahan bentuk yang drastis ini dikenal sebagai metamorfosis, dan proses ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu metamorfosis sempurna dan tidak sempurna.
Namun, ada juga hewan yang tidak mengalami perubahan bentuk sama sekali, dan siklus hidupnya hanya berfokus pada pertumbuhan ukuran tubuh. Hewan-hewan ini dikenal sebagai ametamorfosis.
Meskipun terlihat seperti anak kucing adalah miniatur dari induknya, ada banyak hewan yang mengalami perubahan bentuk secara total setelah dilahirkan.
Seekor kupu-kupu, misalnya, menetas sebagai ulat yang sama sekali tidak mirip dengan kupu-kupu dewasa. Perbedaan ini merupakan karakteristik paling jelas yang memisahkan hewan-hewan yang bermetamorfosis dari yang tidak.
Lantas, mengapa kucing, salah satu hewan peliharaan terdekat kita, tidak mengalami metamorfosis dalam siklus hidupnya?
Perbedaan Antara Metamorfosis dan Ametamorfosis
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), metamorfosis didefinisikan sebagai perubahan bentuk atau susunan. Dalam biologi, ini adalah proses perkembangan yang menyebabkan adanya perubahan fisik dan struktur pada hewan setelah kelahiran atau penetasan.
Proses ini didorong oleh pertumbuhan dan diferensiasi sel yang ada di dalam tubuh hewan. Sebaliknya, ametamorfosis adalah istilah yang digunakan untuk hewan yang tidak mengalami perubahan bentuk sama sekali.
Dilansir dari Encyclopedia Britannica, hewan tanpa metamorfosis hanya mengalami peningkatan bertahap dalam ukuran tubuhnya, dari muda hingga dewasa.
Mereka tidak mengalami perubahan bentuk radikal. Mereka hanya bertambah berat dan berkembang secara fisik, motorik, serta perilaku hingga mencapai usia dewasa. Hal ini yang membuat seekor anak kucing yang baru lahir memiliki struktur tulang yang sama dengan kucing dewasa.
Baca Juga: Benarkah Kucing Makhluk yang Sempurna? Ahli Biologi Evolusi Beri Penjelasan Ilmiah