Berlangganan

Pertempuran Pelusium: Saat Persia Jadikan Kucing 'Senjata' Taklukan Mesir

Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Bagikan :
Wikimedia Commons/Adrien Guignet
Pertempuran Pelusium.

Baca Juga: Konsumsi Daging Anjing dan Kucing: Antara Budaya, Kesehatan, dan Etika

Bastet, sering digambarkan sebagai singa betina dalam representasi awalnya dan kemudian sebagai kucing domestik, adalah dewi rumah, kesuburan, dan persalinan.

Ia juga merupakan pelindung firaun dan dewa matahari Ra. Hubungan ini memberi kucing aura suci, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari kehidupan keagamaan dan budaya di Mesir kuno.

Orang Mesir percaya bahwa kucing dapat mengusir roh jahat dan membawa keberuntungan. Mereka dipelihara di rumah sebagai jimat pelindung, dan gambarnya digunakan dalam seni dan perhiasan.

Membunuh kucing, bahkan secara tidak sengaja, dianggap dosa besar dan dapat dihukum mati.

Penghormatan ini meluas hingga pada titik di mana, saat terjadi kebakaran, orang Mesir akan fokus menyelamatkan kucing sebelum mencoba memadamkan api.

Kucing juga dimumikan dan dikubur bersama pemiliknya, dan kuburan kucing yang luas telah ditemukan oleh para arkeolog. Hal ini semakin membuktikan status sakral mereka.

Menyadari hal ini, Cambyses II memerintahkan pasukannya menempatkan kucing dan hewan-hewan suci lain di garis depan. Beberapa catatan bahkan menyebutkan gambar kucing dilukis di perisai prajurit Persia.

Pertempuran meletus di dekat kota Pelusium, gerbang timur Delta Nil. Di sanalah pasukan Persia menunjukkan strategi tak biasa, menjadikan kucing sebagai senjata psikologis.

Bagi orang Mesir, pemandangan itu mengguncang batin mereka. Mereka takut melukai hewan-hewan suci yang diyakini sebagai titisan dewa. Ketakutan dan kebingungan itu cukup bagi Persia untuk memecah pertahanan Mesir.

Dalam waktu singkat, barisan Mesir runtuh, dan kemenangan mutlak berpihak pada Cambyses. Mesir pun jatuh ke tangan Persia, menandai berakhirnya Dinasti ke-26 dan lahirnya masa kekuasaan asing yang dikenal sebagai Dinasti ke-27.

Namun, apakah kisah penggunaan kucing ini benar-benar terjadi? Sejumlah sejarawan, termasuk Polyaenus dari Yunani, mencatat peristiwa itu, meski detailnya masih diperdebatkan.

Tag:

Lainnya

Apakah Kucing Dipelihara untuk Dijadikan Tumbal bagi Dewa Mesir Kuno?

Hubungan manusia dengan kucing mungkin tidak dimulai dengan baik. Ilmuwan ungkap alasan menyeramkan mengapa manusia pertama kali memelihara kucing.
2025-09-22 12:00:00