Perwara Plaosan, Kepingan Susun Monumen Cinta yang Hilang
Menurut laporan pandangan mata Munnich, reruntuhan itu berbentuk persegi memanjang yang dibatasi oleh tembok melingkar. Di tengah dataran itu dia menyaksikan empat dataran tinggi atau gundukan, yang berada dalam satu baris berdampingan.
"Gundukan paling utara adalah fondasi persegi dari batu-batu yang ditumpuk, seperti di kuil-kuil Hindu lainnya, tampaknya dikelilingi oleh parit kering. Tidak ada jejak bangunan yang tersisa, tetapi saya menghitung dua puluh tiga patung Buddha berukuran sedang di sana, duduk dengan kaki bersilang [...]," tulisnya.
Namun, di sisi selatannya, Munnich menjumpai gundukan kedua yang tidak menunjukkan apa pun kecuali fondasi datar. Dia menduganya sebagai alas atau batur dari sebuah candi.
"Gundukan ketiga tentu saja yang paling luar biasa," ungkapnya. "Bangunan ini terbentuk dari reruntuhan sebuah kuil, yang seluruhnya tanpa atap atau menara, namun ditutupi oleh berbagai macam pohon dan semak, bahkan tumbuh di ruangan dalamnya."
Berkat batang-batang pohon itulah Munnich berkesempatan untuk memanjat dan turun di ruangan dalam. Ketika berada dalam dalam reruntuhan itu dia "menemukan dua ruangan tinggi yang dipisahkan oleh dinding tengah dan dihubungkan satu sama lain oleh sebuah lubang persegi sempit."
Di ruangan-ruangan segi empat ini terdapat dua patung Buddha di setiap dinding di tengah. Patung-patung ini kepalanya ditutupi oleh tiara. Kaki kanannya menjuntai ke bawah, sedangkan kaki kirinya terlipat di depan tubuh seperti kebiasaan orang Timur. "Saya percaya," ungkapnya, "keunikan ini belum pernah ditemukan dalam bentuk patung batu di tempat lain. Kebetulan, bagian dalamnya dihiasi dengan dedaunan yang indah "
"Gundukan keempat berisi reruntuhan candi yang serupa, meskipun keadaannya jauh lebih rusak," catat Munnich. Bagian reruntuhan yang mengelilingi gundukan itu memiliki banyak cekungan kecil, bundar, dan dangkal dalam urutan teratur. Di antara reruntuhan itu memiliki fondasi utuh atau sebagian utuh. "Namun, rumput dan semak yang tinggi mencegah saya untuk menghitung secara akurat."
"Keseluruhannya dikelilingi oleh dasar tembok cincin, sementara di bagian luar terdapat tiga penjaga raksasa, rechaas, yang mirip dengan yang ada di Candi Sewu," ungkapnya. "Keseluruhannya mungkin dulunya terdiri dari empat bangunan utama, yang dikelilingi oleh beberapa baris candi yang lebih kecil."
Monumen cinta
Apa itu cinta? Setiap pujangga boleh memiliki penjelasan sendiri tentang cinta. Kita pun boleh mendefinisikan menurut pengalaman hidup.