Data dari Inggris dan Wales pada tahun 2023 memperlihatkan peningkatan signifikan dalam angka kelahiran ganda seiring bertambahnya usia ibu. Untuk wanita di bawah 20 tahun, satu dari 2.000 kehamilan menghasilkan kelahiran ganda, sedangkan angka ini melonjak menjadi satu dari 57 untuk wanita berusia 35-39 tahun.
Penelitian terkini yang berfokus pada negara-negara berpenghasilan rendah memprediksi tren peningkatan kelahiran ganda akan berlanjut hingga akhir abad ini. Para ahli berpendapat bahwa proyeksi ini didorong oleh kenaikan usia rata-rata ibu di negara-negara tersebut.
Tren kelahiran
Periode pasca Perang Dunia II, yang dikenal sebagai masa baby boom (1940-an hingga 1960-an), menandai era di mana angka kelahiran di Inggris dan Wales melonjak signifikan. Selama periode ini, tingkat kelahiran ganda tercatat cukup stabil, yakni sekitar 12-13 kasus per 1.000 kehamilan.
Menariknya, meskipun ibu-ibu pada era 1960-an rata-rata melahirkan di usia 26 tahun—usia di mana kemungkinan kelahiran ganda cenderung lebih rendah—angka kelahiran ganda tetap relatif tinggi.
Namun, memasuki dekade 1970-an dan 1980-an, lanskap demografi Inggris mengalami pergeseran. Seiring dengan meningkatnya akses terhadap metode kontrasepsi modern, seperti sterilisasi, dan tantangan ekonomi yang semakin kompleks, masyarakat mulai cenderung memiliki keluarga yang lebih kecil.
Stereotip mengenai keluarga ideal pun berubah, dengan angka 2,4 anak menjadi patokan yang umum.
Perubahan ini turut memengaruhi usia rata-rata perempuan saat melahirkan. Pada periode ini, banyak perempuan menunda kehamilan hingga usia pertengahan atau akhir 20-an, rata-rata sekitar 26 tahun.
Konsekuensinya, tingkat kelahiran ganda di Inggris pun mengalami penurunan yang cukup signifikan, mencapai titik terendah sekitar sepuluh kasus per 1.000 kelahiran.
Situasi mulai berubah lagi pada dekade 1990-an dan 2000-an. Angka kelahiran ganda kembali menunjukkan tren peningkatan. Fenomena ini dapat dijelaskan oleh beberapa faktor.
Pertama, usia rata-rata perempuan saat menjadi ibu mengalami sedikit kenaikan. Kedua, dan yang lebih signifikan, adalah semakin meluasnya penggunaan teknologi reproduksi berbantu (assisted reproductive technology/ART).
Baca Juga: Kisah Tragis Mumi Mesir Kuno Tewas Saat Remaja dan Hamil Bayi Kembar
Terinspirasi 'Princess Mononoke', Spesies Ikan Baru Ini Punya Nama Unik, Penuh Makna
KOMENTAR