Berlangganan

Pencipta Spongebob Meninggal Karena Amyotrophic Lateral Sclerosis

Rabu, 28 November 2018 | 14:14 WIB
Gregorius Bhisma Adinaya
Bagikan :
Nickelodeon
Spongebob menangis.

Seperti namanya, ketika saraf tidak mendapatkan pasokan nutrisi, maka saraf akan mengalami penyusutan. Kematian pada saraf pun tidak terhindarkan. Bila hal ini sudah terjadi, kemampuan otak untuk mengontrol pergerakan otot pun akan ikut hilang. Hal ini lah yang membuat penderita ALS mengalami kelumpuhan.

Pada penyakit ALS, pengapuran juga terjadi pada area sumsum tulang belakang. Area yang menjadi rubah bagi banyak saraf manusia.

Stephen Hawking. Skor tes IQ Nicole Barr lebih tinggi dari pada skor Profesor Hawking.

Gejala awal ALS lebih banyak melibatkan lengan dan tungkai. Sehingga ketidakmampuan untuk berjalan atau ketidakmampuan dalam menggenggam pensil menjadi penanda yang mudah dikenali.

Lebih seramnya lagi, otot jantung dan pencernaan pun tidak luput dari incaran ALS. Keduanya berada dalam kendali saraf motorik. Bila keduanya sudah mengalami penurunan fungsi, kehidupan seseorang pun sudah sulit untuk dipertahankan.

Baca Juga : Lukisan Erotis Ratu Leda dan Angsa Ditemukan di Reruntuhan Pompeii

Hingga saat ini, ALS masih menjadi misteri besar bagi para peneliti. Obat untuk menyembuhkan penyakit ini pun belum ditemukan. Hanya sebatas untuk memperlambat proses penurunan fungsi saraf dan otot saja, yakni dengan riluzole.

Tag:

Lainnya

Mengenal Penyakit Motor Neuron yang Diderita Stephen Hawking

Stephen Hawking meninggal di usianya yang ke-76, pada Rabu (18/3). Ia mengidap penyakit langka motor neuron (MND) selama 55 tahun. Seperti apakah MND itu?
2018-03-14 18:00:00