Pencipta Spongebob Meninggal Karena Amyotrophic Lateral Sclerosis
Seperti namanya, ketika saraf tidak mendapatkan pasokan nutrisi, maka saraf akan mengalami penyusutan. Kematian pada saraf pun tidak terhindarkan. Bila hal ini sudah terjadi, kemampuan otak untuk mengontrol pergerakan otot pun akan ikut hilang. Hal ini lah yang membuat penderita ALS mengalami kelumpuhan.
Pada penyakit ALS, pengapuran juga terjadi pada area sumsum tulang belakang. Area yang menjadi rubah bagi banyak saraf manusia.
Gejala awal ALS lebih banyak melibatkan lengan dan tungkai. Sehingga ketidakmampuan untuk berjalan atau ketidakmampuan dalam menggenggam pensil menjadi penanda yang mudah dikenali.
Lebih seramnya lagi, otot jantung dan pencernaan pun tidak luput dari incaran ALS. Keduanya berada dalam kendali saraf motorik. Bila keduanya sudah mengalami penurunan fungsi, kehidupan seseorang pun sudah sulit untuk dipertahankan.
Baca Juga : Lukisan Erotis Ratu Leda dan Angsa Ditemukan di Reruntuhan Pompeii
Hingga saat ini, ALS masih menjadi misteri besar bagi para peneliti. Obat untuk menyembuhkan penyakit ini pun belum ditemukan. Hanya sebatas untuk memperlambat proses penurunan fungsi saraf dan otot saja, yakni dengan riluzole.