5 Makanan Tinggi Kalori Ini Ternyata Bisa Bantu Menurunkan Berat Badan

By National Geographic Indonesia, Senin, 18 Februari 2019 | 10:37 WIB
Avokad (Thinkstock)

Nationalgeographic.co.id - Tak perlu dipungkiri bahwa ketidakseimbangan antara kalori yang masuk dan yang dibakar adalah akar dari kegemukan.

Meski kita harus menciptakan defisit kalori, alias memperbanyak jumlah kalori yang terbakar, bukan berarti pola makan kita hanya terbatas pada jumlah kalori. Malah, ada beberapa jenis makanan yang tinggi kalori tetapi justru mendukung pelangsingan.

Para ahli penurunan berat badan menyebutkan makanan tinggi kalori dan sarat nutrisi apa saja yang sebaiknya dikonsumsi saat ingin mengurangi berat badan.

Baca Juga : Benarkah Daun Sirsak Ampuh Menjadi Obat Alami Penyakit Kanker?

AvokadAvokad memiliki kandungan 80 kalori, tetapi buah ini juga memiliki 20 vitamin dan mineral, ditambah tiga gram serat.

Buah avokad juga memiliki kandungan potasium dan kaya akan lemak tidak jenuh. Bersama dengan serat, lemak jenis ini akan membuat perut kenyang lebih lama, mengurangi rasa ingin mengemil sepanjang hari. Karena kandungan kalorinya sudah tinggi, sebaiknya jangan konsumsi avokad dengan tambahan gula atau susu.

Kuning telurAnda mungkin pernah mendengar nasihat untuk menghindari kuning telur untuk membatasi asupan kalori. Cara tersebut memang bisa menurunkan berat badan, tapi bukan dalam jangka panjang.

Menurut Laura Schoendfeld, ahli gizi, kuning telur kaya akan nutrisi penting seperti vitamin A,B, K2, dan kolin.

"Nutrisi ini membantu fungsi metabolisme dan kesehatan tiroid. Kedua hal ini penting untuk penurunan berat badan," katanya.

Kuning telur barangkali merupakan lemak yang kaya nutrisi yang bisa kita konsumsi. Jadi, jangan takut memakan satu telur utuh.

Susu berlemakRekomendasi diet kuno menyebutkan agar kita memilih susu rendah lemak atau susu non-lemak. "Penelitian terbaru membuktikan bahwa populasi yang mengonsumsi susu berlemak justru angka obesitasnya lebih rendah dibanding yang minum susu rendah lemak," kata Schoendfeld.

Hal itu memang dipengaruhi oleh banyak faktor, tetapi lemak susu mengandung asam lemak yang disebut CLA yang diketahui membantu penurunan berat badan. Selain itu, lemak ekstra dari produk susu seperti yogurt juga membuat kita merasa lebih puas dan kenyang.