Studi PBB Ungkap Persediaan Pangan Dunia yang Semakin Mengkhawatirkan

By Gita Laras Widyaningrum, Kamis, 28 Februari 2019 | 07:30 WIB
Perubahan iklim berpengaruh pada kualitas gizi padi. (xuanhuongho)

Nationalgeographic.co.id – Sebuah laporan dari PBB mengungkapkan bahwa persediaan pangan di dunia sangat terancam. Ini disebakan oleh spesies hewan dan tanaman yang punah dalam waktu cepat. Padahal, jumlah penduduk di Bumi semakin bertambah.

Dilansir dari Kompas.com, Organisasi Pangan Dunia (FAO) mengatakan, manusia bergantung pada hewan dan tumbuhan sebagai sumber pangan. Namun, jumlah mereka ternyata semakin berkurang akibat wabah penyakit, suhu yang tak menentu serta cuaca ekstrem akibat perubahan iklim.

Baca Juga : Setelah Salju Hitam, Kini Muncul Salju Berwarna Hijau di Rusia

Meskipun ada sekitar enam ribu spesies tanaman di Bumi, tapi hanya kurang dari 200 yang bisa dikonsumsi.

Bahkan, menurut data FAO, hanya sembilan spesies saja yang selama ini menjadi sumber pangan dunia.

"Hilangnya keanekaragaman hayati bagi pangan dan pertanian sangat mengancam dalam memberi makan penduduk dunia yang terus bertambah," kata direktur FAO Jose Graziano da Silva, dikutip dari Kompas.com.

"Kita perlu menggunakan biodiversitas yang bersinambungan supaya dapat menanggapu perubahan iklim dan memproduksi pangan dalam cara yang tidak merugikan alam lingkungan," pungkasnya.

Baca Juga : Gunung Berapi Mampu Hentikan Gempa, Peneliti Menemukannya di Jepang