Jumlah Turis Melonjak, Superbloom di Gurun California Alami Kerusakan

By Nathania Kinanti, Jumat, 22 Maret 2019 | 09:39 WIB
Superbloom 2019 (Stefano Da Sacco/Getty Images/iStockphoto)

Nationalgeographic.co.id - Apakah Anda pernah mendengar tentang superbloom? Itu adalah fenomena di mana wilayah gurun Anza-Borrego yang kering dan berdebu dipenuhi oleh bunga-bunga bermekaran.

Superbloom terjadi ketika musim dingin telah berakhir dan berganti menjadi musim semi. Beragam bunga mulai dari bunga poppy, verbena pasir ungu, primose, dan bunga monyet bigelow merah muda menghiasi gurun yang ada di California ini. 

Baca Juga : 1.600 Tamu Menjadi Korban Rekaman Kamera Tersembunyi di 30 Penginapan

Superbloom termasuk fenomena yang jarang terjadi, biasanya dia hanya terjadi sekali dalam sepuluh tahun dan terakhir terjadi pada 2017. Karena kelangkaannya, banyak orang yang berminat untuk melihat fenomena tersebut. Namun sayangnya, kedatangan turis ke wilayah gurun dan Lake Elsinore justru menyebabkan kerusakan. 

Petugas Lake Elsinore terpaksa menutup akses pengunjung karena mereka mendapatkan banyak laporan mengenai bunga yang hancur dan meluapnya toilet umum.

Kota dengan jumlah 66 ribu penduduk itu menjadi semakin padat saat akhir pekan. Apalagi setelah ditambah dengan kedatangan 50 ribu turis. Kemacetan lalu lintas di wilayah sekitar pun tak dapat dihindari.

Akibatnya, selama akhir pekan kemarin, masyarakat Lake Elsinore yang melakukan perjalanan terpaksa berhadapan dengan kemacetan selama tiga jam.

Beberapa orang mengemukakan rasa frustrasinya melalui postingan di media sosial dengan tagar #isitoveryet dan #HanginthereLE.

Baca Juga : Gemar Konsumsi Kopi Lebih Banyak dari Orang Lain? Gen Ini Jawabannya

Melalui Facebooknya, Walikota Lake Elsinore Steve Manos menggambarkan situasi ini sebagai situasi yang gila.

"Salah satu petugas menjadi korban tabrak lari seorang pengemudi, seekor ular derik mengigit seorang pengunjung, dan penduduk meneriaki orang-orang yang mengarahkan lalu lintas," ucap Manos.

Meski sempat ditutup, akhirnya kini akses tersebut dibuka kembali. Namun, ketersediaan lahan parkir sangat dibatasi untuk menghindari kejadian serupa.