Berlangganan

Perubahan Iklim Sebabkan Hilangnya Keanekaragaman Hayati Secara Mendadak

Senin, 13 Juli 2020 | 09:32 WIB
National Geographic Indonesia, Gita Laras Widyaningrum
Bagikan :
Tim Laman
Seekor mawas jantan menantang saingannya dengan mengernyingkan gigi dan mengguncang dahan. Mawas, atau orangutan sumatra, kini diakui sebagai spesies sendiri dan berjumlah sekitar 14.000 di alam liar.

Sebagai tambahan, terkait pengurangan penggunaan bahan bakar fosil, temuan ini dapat memberikan panduan upaya konservasi, seperti menetapkan kawasan lindung baru yang tidak rentan terhadap bahaya iklim.

Mereka juga dapat menginformasikan pendekatan berbasis ekosistem untuk membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan iklim.

Contohnya, menanam mangrove untuk melindungi daerah pesisir dari banjir.

Baca Juga: Gelombang Panas Cairkan Tundra Siberia dan Sebabkan Kebakaran

Ada potensi dalam memperbarui dan validasi proyeksi jangka pendek sebagai respons ekologis terhadap perubahan iklim.

Potensi ini harus digunakan untuk menyempurnakan proyeksi risiko iklim terhadap biodiversitas; ini sangat penting dalam pengelolaan krisis iklim.

Planet kita masih penuh dengan kehidupan. Dengan kepemimpinan politik yang tepat serta tindakan sehari-hari yang kita lakukan sebagai masyarakat, kita masih memiliki kekuatan untuk mempertahankannya.

Penulis: Christopher Trisos, Senior Research Fellow, University of Cape Town dan Alex Pigot, Research Fellow Genetics, Evolution & Environment Div of Biosciences, UCL

Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.

Tag:

Lainnya

Tragedi Hancurnya Pusparagam Kehidupan di Bumi

Kita dituding sebagai penghancur kepusparagaman kehidupan di Bumi. Apa yang harus kita lakukan demi mengakhiri tragedi?
2020-06-04 02:20:27