Dari Jejak Kehidupan 350 Tahun, Peneliti Menemukan Aturan Alam Baru

By Utomo Priyambodo, Jumat, 14 Mei 2021 | 10:00 WIB
Cakar kaki hewan prasejarah moa yang ditemukan di gua di Gunung Owen, Selandia Baru. Ahli biologi di Monash University memecahkan teka-teki kehidupan yang berusia 350 tahun. (Natural History Museum/Wikimedia Commons)

 

Nationalgeographic.co.id—Sekelompok peneliti biologi dari Australia telah berhasil menemukan jawaban dari teka-teki kehidupan yang berusia 350 tahun. Teka-teki lama tersebut adalah tentang bagaimana bagian-bagian tubuh yang runcing dan tajam dari banyak hewan tumbuh dan terbentuk menjadi seperti sekarang ini. Bagian-bagian tubuh yang dimaksud adalah gigi, tanduk, cakar, paruh, cangkang hewan, dan lainnya.

Tim peneliti dari Monash University tersebut menemukan sains terbaru dalam aturan universal tentang pertumbuhan biologis yang menjelaskan kesamaan mengejutkan dalam bentuk struktur tajam di seluruh pohon kehidupan. Kesamaan ini termasuk gigi, tanduk, cakar, paruh, dan cangkang hewan. Bahkan aturan alam baru ini juga mencakup struktur duri pada tanaman.

Hewan dan tumbuhan sering tumbuh dalam pola tertentu, seperti spiral logaritmik yang mengikuti rasio emas. Ada proses yang sangat sederhana yang menghasilkan pola-pola ini, yakni spiral logaritmik yang dihasilkan ketika satu sisi struktur tumbuh lebih cepat daripada bagian yang lain dengan rasio konstan. Kita dapat menyebutnya 'aturan pertumbuhan', dan aturan tersebut dapat membantu kita untuk memahami mengapa organisme memiliki bentuk tertentu.