Proyektil Tulang Menjadi Petunjuk Jatuhnya Kota Gat di Tangan Aram

By Eric Taher, Selasa, 1 Juni 2021 | 20:48 WIB
Ujung anak panah yang ditemukan di Tell es-Safi. Proyektil ini berasal dari tahun 830 SM. (Tell es-Safi/Gath Archaeological Project )

Nationalgeographic.co.id—Sebuah ujung anak panah yang terbuat dari tulang ditemukan di Tell es-Safi, Israel. Para arkeolog mengidentifikasi ujung anak panah ini sebagai peninggalan dari kota Gat, kota peradaban Filistin yang diyakini sebagai tempat asal Goliat sang raksasa.

Penemuan senjata dari tulang ini terbilang cukup unik, karena pada zaman itu sejatinya daerah Timur Tengah sudah mengenal senjata besi yang lebih efektif dalam pertempuran.

"Banyak peradaban yang menggunakan proyektil tulang, tetapi penggunaan tulang semakin ditinggalkan seiring berpindahnya peradaban ke zaman besi," kata Aren Maeir, arkeolog Universitas Bar-Ilan yang memimpin ekskavasi, kepada surat kabar Israel Haaretz.

"Ujung anak panah pada masa ini biasanya terbuat dari besi atau perunggu. Senjata tulang seperti ujung anak panah ini memang masih ada, tetapi mereka tidak lazim ditemukan," lanjutnya.

Pemandangan Jeruslem oleh Sebastian Munster (1489-1552) dari edisi Cosmographia-nya. Munster, seorang teolog, matematikawan, dan kosmografer Swiss. Dia adalah salah satu ahli geografi terbesar di era sebelum kartografi modern, yang menerbitkan banyak peta dan pandangan. (Philaprintshop)