Sains Terbaru, Orang Lumpuh Bisa Berkomunikasi Lewat Gelombang Otaknya

By Utomo Priyambodo, Senin, 19 Juli 2021 | 18:00 WIB
Seorang penderita lumpuh mendemonstrasikan program wicara. Untuk pertama kalinya di dunia, para peneliti di Amerika serikat telah mengembangkan perangkat neuroprostetik yang berhasil menerjemahkan gelombang otak seorang pria lumpuh menjadi kalimat lengkap untuk bercakap-cakap. (UC SAN FRANSISCO)

 

Nationalgeographic.co.id—Untuk pertama kalinya di dunia, para peneliti di Amerika serikat telah mengembangkan perangkat neuroprostetik yang berhasil menerjemahkan gelombang otak seorang pria lumpuh menjadi kalimat lengkap untuk bercakap-cakap. Laporan temuan ini telah terbit di New England Journal of Medicine pada 15 Juli 2021.

"Ini adalah tonggak teknologi penting bagi seseorang yang tidak dapat berkomunikasi secara alami," ujar David Moses, seorang insinyur pascadoktoral di University of California San Francisco (UCSF) yang menjadi salah satu penulis utama laporan studi tersebut.

"Ini menunjukkan potensi pendekatan ini untuk memberikan suara kepada orang-orang dengan kelumpuhan parah dan kehilangan kemampuan bicara," ujap Moses seperti dikutip dari AFP.

Temuan terobosan ini melibatkan seorang pria berusia 36 tahun yang mengalami stroke saat berusia 20 tahun yang membuatnya menderita anarthria. Anarthria adalah kondisi ketidakmampuan seseorang untuk berbicara dengan jelas, meskipun fungsi kognitifnya tetap utuh.