Ilmuwan Pecahkan Paradoks Berusia Dua Dekade Dalam Fisika Matahari

By Wawan Setiawan, Senin, 23 Agustus 2021 | 11:00 WIB
Gambar atmosfer matahari menunjukkan lontaran massa korona. (NASA/GSFC/SDO)

Nationalgeographic.co.id—Sebuah sinyal misterius telah terdeteksi oleh para ilmuwan pada tahun 1998 yang berasal dari matahari. Ilmuwan menemukannya ketika mereka sedang melakukan analisis polarisasi sinar matahari.

Sinyal polarisasi misterius ini muncul pada gelombang garis natrium netral atau biasa dikenal dengan sebutan garis D1. Kemungkinan bahwa ia dihasilkan oleh adanya proses hamburan. Sayangnya, polarisasi hamburan seperti itu seharusnya tidak ada. Satu-satunya penjelasan adalah bahwa kromosfer matahari praktis tidak termagnetisasi, dan ini bertentangan dengan bukti lainnya. Hal ini telah membuka jendela baru bagi ilmuwan untuk menjelajahi medan magnet kromosfer matahari yang memang sangat sulit untuk dipahami. Paradoks ini telah membuat para ilmuwan sibuk melakukan banyak percobaan di lab.

Akan tetapi, apa yang sudah mereka lakukan selama ini, tidak juga menemukan solusi. Mereka hanya memunculkan lagi persoalan yang baru. Hal ini semakin bertambah rumit dan membingungkan ilmuwan. Sehingga, paradoks ini telah menjadi salah satu misteri selama bertahun-tahun. Ia telah menantang ilmuwan untuk memecahkannya.