Robot Penjelajah Tiongkok Selidiki 'Rumah Misteri' di Sisi Jauh Bulan

By Utomo Priyambodo, Kamis, 9 Desember 2021 | 08:00 WIB
Objek misterius yang ditemukan di permukaan sisi jauh Bulan dan kini sedang diselidiki oleh robot penjelajah Tiongkok. (CNSA)

Nationalgeographic.co.idRobot penjelajah Yutu-2 milik Tiongkok melihat sebuah objek berbentuk kubus yang misterius di permukaan Bulan. Saluran Our Space milik Badan Antariksa Nasional Tiongkok (China National Space Administration/CNSA) menggambarkan objek tersebut sebagai "rumah misteri".

Pada kenyataannya, gumpalan aneh itu kemungkinan tidak lebih dari sepotong batu Bulan. Namun semuanya baru akan terungkap dalam waktu dekat ini saat Yutu-2 berjalan ke objek itu untuk melihatnya lebih dekat.

Untuk saat ini, CNSA tampaknya menikmati lelucon kecilnya. Mereka bersenda gurau bahwa penemuan itu mungkin mewakili "rumah yang dibangun oleh alien setelah pendaratan darurat," sebagaimana dilansir IFL Science.

Pada Januari 2019, Yutu-2 menjadi wahana pertama yang mendarat di sisi terjauh Bulan. Sejak saat itu, wahana ini telah menjelajahi dan mengirimkan foto-foto luar biasa yang didapat dari permukaan Bulan.

Selama 36 hari lunar terakhir -atau hanya di bawah tiga tahun Bumi- robot penjelajah ini telah memberikan data dari kawah Von Kármán. Di kawah inilah robot tersebut melihat benda aneh di cakrawala utara pada bulan lalu.

Meskipun tidak mungkin untuk secara pasti mengesampingkan kemungkinan itu adalah tempat tinggal alien di Bulan, sebagian besar bukti menunjukkan bahwa kubus misterius itu mungkin hanya sebuah batu besar yang terledakkan ke posisinya saat ini oleh dampak meteorit.

Tidak seperti Bumi, Bulan tidak memiliki atmosfer untuk melindunginya dari batuan luar angkasa, yang berarti Bulan terus-menerus dihantam oleh serpihan-serpihan puing yang meluncur sehingga banyak kawah tumbukan di permukaannya.