Berlangganan

Letusan Gunung Berapi, Pemicu Skotlandia Gabung dengan Britania Raya

Selasa, 14 Desember 2021 | 11:00 WIB
Galih Pranata, Mahandis Yoanata Thamrin
Bagikan :
Chronicle/Alamy Stock
Skotlandia secara resmi bergabung dengan Inggris dengan Acts of Union pada 1707, menyusul adanya depresi ekonomi hebat yang melanda Skotlandia.

Nationalgeographic.co.id—Selama tujuh tahun yang mengerikan, terjadi di tahun 1690-an, gagal panen, desa-desa pertanian mulai ditinggalkan, dan kelaparan parah, membunuh hingga 15% dari seluruh penduduk Skotlandia.

Orang-orang Skotlandia telah menyadari bahwa dampak dari letusan dahsyat gunung tropis disana, merupakan malapetaka yang tertulis dalam Alkitab. Mereka menyebutnya dengan Scottish Ills atau Penyakit Skotlandia.

"Malapetaka Scottish Ills, telah mengantarkan ke era dimana kondisi ekonomi yang melumpuhkan," tulis Sid Perkins kepada Science. Ia menulis dalam artikelnya berjudul How a volcanic eruption helped create modern Scotland, publikasi tahun 2019.

Segera setelah ledakan dan erupsi dahsyat itu, negara yang sebelumnya merdeka, memutuskan bergabung dengan Inggris Raya. Sekarang, para peneliti telah mengkaji, dampak letusan gunung berapi yang berjarak ribuan kilometer jauhnya, mungkin telah memicu transformasi politik ini.

Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa gunung berapi dapat mengubah iklim bumi. Selama letusan besar, tetesan asam sulfat yang menyebarkan cahaya mencapai stratosfer dan menyebar ke seluruh dunia, memantulkan sebagian radiasi Matahari kembali ke ruang angkasa dan mendinginkan planet ini.

"Musim dingin seperti itu dapat berlangsung dari beberapa bulan hingga beberapa tahun—dan dapat membantu memicu kekeringan dan gagal panen," tambahnya. Skotlandia telah mengalami masa terburuk dalam sejarahnya.

"Petunjuk untuk peristiwa seperti itu sering terkunci di lingkaran pohon, yang pertumbuhannya melambat dengan perubahan suhu dan curah hujan yang liar dan tak beraturan," lanjut Perkins.

Tetapi sampai saat ini, para peneliti tidak memiliki catatan mengenai bencana besar di Skotlandia utara, di mana dampak terburuk dari kelaparan terjadi disana. Para ilmuwan di Skotandia menyatukan catatan lengkap tentang iklim lokal dari tahun 1200 hingga 2010, untuk dapat membuktikannya.

"Para ilmuwan menggunakan data pencarian dari pohon-pohon dan kayu yang masih hidup yang jatuh ke danau, di mana mereka disimpan selama berabad-abad," ungkapnya.

Baca Juga: Arkeolog Menemukan Ukiran Rusa Prasejarah Tertua di Skotlandia

Letusan gunung berapi sangat berdampak bagi perubahan kehidupan di bumi.

Rosanne D'Arrigo, ahli paleoklimatologi di Lamont Doherty Earth Observatory di Universitas Columbia di Palisades, New York, Amerika Serikat, turut dalam penelitian. Dengan bersemangat, ia menyelidiki kronik ini bersama rekan-rekannya.

Tag: