Pertempuran Camarón di Meksiko, Kekalahan Para Legiun Perancis

By Galih Pranata, Rabu, 15 Desember 2021 | 12:00 WIB
Lukisan para legiun Perancis di Meksiko. (Mon Legionnaire)

Nationalgeographic.co.id—Perang Camarón menempati posisi penting dalam sejarah Meksiko. Perlawanan heroik 65 tentara Legiun Asing melawan dua ribu tentara Meksiko, melambangkan mentalitas Legiun Asing, yang lebih suka berjuang sampai mati daripada menyerah.

Sejarah dimulai saat Perancis melakukan intervensi Kedua di Meksiko, dimulai pada akhir 1861. "Didukung oleh golongan Konservatif Meksiko, Napoleon III ikut campur untuk menggulingkan Juárez, tetapi situasinya menjadi rumit," tulis Foreign Legion Info dalam laman resminya. 

Pada bulan Februari 1863, dua batalyon Perancis meninggalkan Aljazair menuju Meksiko. seluruhnya berjumlah hampir 1.500 orang, dipimpin oleh Kolonel Pierre Jeanningros.

Di Meksiko, legiuner Resimen Asing ditugaskan untuk mendukung pasukan Prancis yang mengepung kota Puebla, untuk menggulingkan Juárez. "Konvoi ini diserang dari waktu ke waktu oleh gerilyawan Meksiko (militan tidak teratur), yang setia kepada Presiden Juárez," imbuhnya.

"Hari itu kami (pasukan Perancis) mengharapkan pengiriman sejumlah uang dalam jumlah besar: kira-kira tiga juta franc," tulis Louis Noir kepada Napoleon. Artikelnya berjudul The Mexican Campaign: The Battle of Camarón (Contemporary Account), publish pada 2021.

Pagi hari yang dingin, saat fajar mulai menyingsing, para legiun asing tengah berkumpul di kampnya, bersantai sambil menghangatkan diri dari dinginnya udara di Meksiko.