Ditemukan, Pulsar Paling Jauh dan Paling Cerah di Alam Semesta

By , Selasa, 21 Februari 2017 | 19:00 WIB

Denyut juga merupakan indikasi lain bahwa objek tersebut dapat meningkatkan massanya. Ketika material kosmik tertarik gaya gravitasi bintang, hal tersebut menambah kecepatan rotasi. Pulsar di galaksi NGC 5907 sebelumnya tercatat berdenyut setiap 1,43 detik pada tahun 2003, yang artinya, bintang neutron ini telah mengakuisisi banyak material untuk mempercepat rotasinya. Ini merupakan perubahan luar biasa yang terjadi hanya dalam waktu singkat. Jika dibandingkan dengan rotasi Bumi, perubahan tersebut akan menyebabkan satu hari menjadi lima jam lebih singkat hanya dalam waktu satu dekade.

Baca juga:

Apa yang Membuat Galaksi Begitu Cemerlang?

Ratusan Galaksi Bersembunyi di Balik Bima Sakti

Hasil penelitian ini merupakan bagian dari proyek lebih besar yang disebut  Exploring X-ray Transient and variable Sky (EXTraS). Proyek ini dikhususkan untuk mencari sumber-sumber tersembunyi dan sifat-sifatnya di dalam basis data pengamatan yang sangat besar dari observatorium XMM-Newton milik European Space Agency.