Diguyur Hujan Lebat, 4 Titik Kawasan Puncak Bogor Longsor

By , Senin, 5 Februari 2018 | 12:19 WIB

Senin (5/2/2018), dini hari, sejumlah area Jawa Barat dilanda hujan lebat. Durasi hujan pun terbilang lama. Beberapa hari sebelumnya, hujan juga turun dengan intensitas tinggi.

BMKG melalui laman resmi mereka juga sudah memberikan prakiraan cuaca pada area Jawa Barat. Tampak dalam laman tersebut, seluruh kota mengalami hujan dengan intensitas yang bervariasi.

Salah satu dampak dari tingginya curah hujan ini adalah terjadinya longsor pada 4 titik di kawasan puncak, Bogor, yang terjadi hari ini pada pukul 09.20 WIB.

Baca juga: Bendung Katulampa Siaga Satu, Sejumlah Kawasan di Jakarta Terancam Banjir

Daerah yang terkena longsor ini adalah seputaran Masjid Atta'awun, Riung Gunung, Grandhill, dan Widuri.

Tanah yang terbawa saat longsor menutup ruas jalan. (Istimewa)

"Telah terjadi longsor di dekat Attaun, Riung Gunung, Widuri", tulis AKP. Hasby Ristama, Kasat Lantas Bogor melalui aplikasi percakapan.

Hasby mengatakan bahwa tanah yang turun dari gunung menutup jalan sepanjang 20 meter dan membuat tiang listrik ikut roboh.

Peristiwa longsor pun otomatis membuat jalan yang kerap macet saat akhir pekan ini lumpuh total dan tidak dapat dilalui.

Hasby menambahkan, penutupan jalur Puncak dimulai dari Polingga untuk memudahkan evakuasi di empat titik longsor, termasuk kendaraan dari arah Cianjur dialihkan lewat Jonggol, Kabupaten Bogor.

"Kendaraan menuju Puncak kami alihkan lewat Sukabumi," katanya.

Sebanyak 100 orang petugas pun diterjunkan untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian.

Masih Hujan, Jakarta pun Waspada Banjir

Hujan yang masih terjadi di kawasan atas ini pun membuat Bendung Katulampa kewalahan menahan derasnya laju air. Bendung Katulampa menunjukkan status Siaga 1 setelah ketinggian muka air mencapai 220 sentimeter pada Senin (5/2/2018) pagi.

BPBD Jakarta mengatakan, luapan air dari Bendung Katulampa kemungkinan akan tiba di pintu air Manggarai dalam 9 jam mendatang.

Daerah yang akan dilalui meliputi Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Baca juga: Bumi Mulai Memasuki Kepunahan Massal Keenam, Siapkah Kita?

Pihak BPBD Jakarta pun telah menyebarkan informasi mengenai kenaikan air ini kepada lurah dan warga setempat agar mereka lebih waspada dan siap menghadapi banjir. 

(Sumber: BMKG, BPDB Jakarta)