Hotel Pertama di Luar Angkasa Akan Diluncurkan Pada 2022

By , Kamis, 12 April 2018 | 18:00 WIB

Aurora Station memiliki tipe modular dan bisa diisi enam orang sekaligus (dua orang bisa tinggal di ruangan suite). Empat orang adalah tamu dan duanya merupakan kru hotel luar angkasa. Orion Span mengatakan, kru yang bertugas di sana adalah mantan astronaut.

Di atas Aurora, para pelancong ini akan merasakan sensasi gravitasi nol sambil mengorbit planet setiap 90 menit. Mereka dapat melihat pemandangan matahari terbit dan terbenam setiap 24 jam melalui jendela hotel. Lalu, melakukan livestream dengan keluarga di Bumi menggunakan internet wireless. Tamu-tamu ini juga bisa berpartisipasi dalam eksperimen penelitian seperti menanam tumbuhan di luar angkasa.

“Kami tidak menjual pengalaman liburan seperti di pantai,” kata Bunger. “Kami menjual pengalaman sebagai astronaut.”

(Baca juga: Peneliti: Galaksi Bima Sakti Meluas dengan Cepat)

Berdasarkan tradisi, ‘penjelajah luar angkasa’ harus mempersiapkan diri selama 24 bulan sebelum benar-benar bisa berangkat ke sana, namun Orion Span memangkasnya menjadi tiga bulan. The Orion Span Astronaut Certification (OSAC) akan memberikan pelatihan secara online dan langsung di kantor Orion Span di Houston. Para peserta akan mendapat sertifikasi akhir di Aurora Station.

Jika Aurora Station ini sukses, perusahaan tersebut akan meluncurkan modul dan membangun stasiun luar angkasa pribadi. Tujuan jangka panjangnya adalah ‘menjual’ luar angkasa.

“Kami mungkin akan membangun modul sebagai kondominium pertama di luar angkasa. Pemiliknya nanti bisa tinggal, mengunjungi atau menyewakan kondominium luar angkasa mereka tersebut,” papar Bunger.