Chucarosaurus diripienda, Spesies Baru Dinosaurus Titan dari Patagonia

By Ricky Jenihansen, Rabu, 8 Februari 2023 | 10:00 WIB
Rekonstruksi seniman dari Notocolossus gonzalesparejasi, takson saudara dari Chucarosaurus diripienda. (Nobu Tamura)

Nationalgeographic.co.id—Para ahli paleontologi telah melaporkan genus dan spesies baru dinosaurus titan dari kelompok colossosaurian raksasa. Spesies baru tersebut diidentifikasi dari fosil yang ditemukan di Patagonia, Argentina.

Spesies yang baru diidentifikasi ini hidup di tempat yang sekarang disebut Patagonia, wilayah Argentina selama zaman Kapur Akhir, antara 95 dan 93 juta tahun yang lalu.

Penemuan Chucarosaurus diripienda dilaporkan dalam makalah di jurnal Cretaceous Research dengan judul "A new gigant titanosaur (Dinosauria, Sauropoda) from the Upper Cretaceous of Northwestern Patagonia, Argentina."

Dinosaurus titan baru ini dinamakan Chucarosaurus diripienda, itu adalah sauropoda besar dengan kaki depan dan belakang yang relatif ramping.

Chucarosaurus diripienda termasuk dalam kelompok Colossosauria, sekelompok sauropoda titanosaurian dari Kapur Awal hingga Kapur Akhir di Amerika Selatan.

Colossosauria adalah klad sauropoda dinosaurus titan dari Cretaceous (zaman kapur) Awal terbaru melalui Cretaceous Akhir Amerika Selatan. Kelompok ini awalnya dinamai pada tahun 2019 dan didefinisikan sebagai "klade paling inklusif".

Titanosaurus atau dinosaurus titan adalah herbivora terestrial yang paling beragam dan melimpah di daratan Belahan Bumi Selatan selama zaman Kapur Akhir,” kata Federico Agnolin.

Agnolin adalah ahli paleontologi di Museo Argentino de Ciencias Naturales 'Bernardino Rivadavia' – CONICET dan Fundación de Historia Natural 'Félix de Azara' di Universidad Maimónides, dan rekan-rekannya.

“Mereka tersebar luas secara global, dan lebih dari 60 spesies yang valid diketahui dari Amerika Selatan.”

Titanosaurus adalah klad besar dinosaurus sauropoda yang anggotanya termasuk dan umum di sebagian besar ekosistem terestrial Cretaceous. (Valantint)

Ia menjelaskan, bahwa Titanosaurus terbatas pada Zaman Kapur dan merupakan dinosaurus yang paling umum ditemukan di lapisan Kapur Atas Amerika Selatan, khususnya di Patagonia.

“Aspek paleobiogeografi khusus adalah keanekaragamannya yang tinggi selama periode Cretaceous terakhir yang menyaingi hadrosaurid dan ceratopsid ornithischians di ekosistem belahan bumi utara pada saat yang sama," katanya.