Gangguan stres pascatrauma (PTSD) adalah kelainan nyata yang berkembang ketika seseorang mengalami atau menyaksikan peristiwa yang menakutkan, mengagetkan, mengerikan, atau berbahaya.
Peristiwa yang menimbulkan stres atau traumatis ini biasanya melibatkan situasi saat nyawa seseorang terancam atau terjadi cedera parah.
Anda bisa terkena PTSD setelah mengalami atau melihat peristiwa traumatis, seperti perang, bencana alam, kekerasan seksual, kekerasan fisik, atau kecelakaan parah.
PTSD membuat Anda merasa stres dan takut setelah bahayanya berlalu. Itu memengaruhi hidup Anda dan orang-orang di sekitar Anda.
PTSD dimulai pada waktu yang berbeda untuk orang yang berbeda. Tanda-tanda PTSD mungkin dimulai segera setelah kejadian menakutkan dan kemudian berlanjut.
Orang lain mengalami gejala baru atau lebih parah beberapa bulan atau bahkan bertahun-tahun kemudian. PTSD sering dikaitkan dengan keseriusan trauma.
Seperti misalnya, apakah trauma tersebut berulang atau tidak, seberapa dekat individu tersebut dengan trauma tersebut, dan apa hubungannya dengan korban atau pelaku trauma.
Penderitaan Achilles
Para ahli awalnya melihat Illiad, kisah tentang perbuatan Achilles. Mereka melihat dari sana apa yang mereka yakini sebagai bukti bahwa pahlawan Yunani itu menderita PTSD.
Seperti diketahui, Achilles adalah prajurit terbesar dan paling berani di antara semuanya dalam mitologi Yunani.
Hal ini menyebabkan gelombang “diagnosis retrospektif” pada semua orang. Mulai dari pahlawan Yunani hingga Spartan yang haus darah.