Mitologi Yunani: Saat Hercules Jalani 12 Tugas sebagai Penebusan Dosa

By Hanny Nur Fadhilah, Senin, 12 Februari 2024 | 13:00 WIB
Hercules menjalani 12 pekerjaannya di mitologi Yunani kuno sebagai penebusan dosa. (WIkimedia Commons)

Nationalgeographic.co.id—Tidak ada legenda lain dalam mitologi Yunani yang setenar Hercules dengan 12 tugasnya. Dari membunuh binatang buas hingga melakukan pekerjaan kotor.

Kisah ini menceritakan pelajaran menarik di mana sesuatu yang mustahil dapat ditaklukkan. Menyinggung tentang kegilaan, pembunuhan, dan penebusan dosa, 12 pekerjaan Hercules memberikan contoh banyak kepercayaan kuno orang Yunani tentang sifat manusia.

Di antara 12 tugasnya, 6 pekerjaan pertama Hercules mempunyai kesamaan yaitu dilakukan di wilayah Peloponnese, sebuah semenanjung yang terletak di wilayah selatan Yunani Kuno.

Daerah ini diyakini sebagai tempat lahirnya mitologi Yunani karena banyak mitos yang diyakini terjadi di sini.

Raja Eurystheus memberi pekerjaan pada Hercules sebagai bentuk penebusan atas dosa-dosa masa lalunya.

Dia diminta untuk menangkap Singa Nemea, Hydra Lernean, Hind Ceryntian, Babi Hutan Erymanthian, Burung Stymphalian, dan membersihkan Kandang Augean.

Uniknya, itu semua adalah binatang buas dari masa lalu yang berkeliaran di sekitar wilayah Peloponnese dan suka meneror orang-orang.

Singa Nemea

Semuanya bermula ketika Raja Eurystheus meminta sepupunya, Hercules, untuk membunuh singa Nemea yang ditakuti yang telah lama meneror kota Nemea.

Masalahnya, singa ini bukanlah singa biasa. Binatang ini dikatakan sebagai anak dari pembalas Titan, Typhoeus, dan memiliki kekuatan yang sangat besar serta kulit yang tidak dapat ditembus. 

Hercules melacak singa Nemea ke sarangnya dan mencoba membunuh singa tersebut dengan menembaknya dengan busur dan anak panah terpercayanya. 

Sayangnya, kulit singa yang tidak bisa ditembus hanya memantulkan anak panah sang pahlawan seolah-olah itu hanyalah peluru karet. Frustrasi karena tidak ada senjata yang bisa melukai singa, Hercules memutuskan untuk menggunakan kekuatan kasar untuk mengakhiri hidup binatang itu.