Kenali 5 Sumber Alergen di Dalam Rumah Anda untuk Bisa Hindari Alergi

By Gregorius Bhisma Adinaya, Selasa, 19 Maret 2019 | 07:10 WIB
Salah satu respons alergi manusia adalah bersin. (Wavebreakmedia/Getty Images/iStockphoto)

Nationalgeographic.co.id - Tidak ada tempat senyaman rumah. Kalimat ini mungkin bagi sebagian orang tidak sepenuhnya tepat. Mengapa? Bisa saja ketika berada di dalam rumah, mereka akan terus menerus bersin ataupun merasa tidak nyaman. Alergi, penyebabnya.

Ketika kita berbicara mengenai alergi, cara paling mudah mencegahnya adalah tentu dengan menghindari alergen—substansi yang dapat menyebabkan alergi. Permasalahannya adalah ketika kita tidak tahu betul apa yang menjadi pencetus atas reaksi alergi kita.

Baca Juga : Sindrom Mayat Berjalan, Ketika Seseorang Berpikir bahwa Ia Sudah Meninggal

Namun jangan jadikan hal di atas sebagai perusak kenyamanan Anda di rumah. Merangkum dari berbagi sumber, berikut ini adalah beberapa sumber alergen yang ada di dalam rumah.1. Hewan kesayangan

Cukup banyak orang yang menderita alergi dengan hewan sebagai pencetusnya. Namun sumbernya bukan "si pus" atau "si dogi". Pemicu sebenarnya adalah ludah hewan, urin, atau sel kulit mati yang dapat terbawa terbang di udara dan mendarat di karpet, furnitur, atau seprei.

Bulu binatang juga bisa menyebabkan alergi. Hal ini dapat terjadi karena bulu binatang mengandung debu dan sel kulit mati.

Untuk mengurangi respons alergi, bersihkan rumah dari "jejak" hewan peliharaan Anda lebih sering. Selain mengelap, menyedot debu lebih sering juga akan membantu. Jangan lupa juga untuk mencuci tangan setelah mengajak main hewan kesayangan. 2. Karpet

Karpet juga seringkali menjadi penyebab utama Anda terhadap alergi debu. Serat pada karpet dapat dengan mudah menyimpan kutu debu.

Untuk mengurangi paparan debu pada karpet, gunakan saja vacuum cleaner dengan filter HEPA. Atau, singkirkan karpet dari rumah Anda dan jaga kelembaban rumah di bawah 55 persen. 3. Buku-buku

Buku memang jendela dunia dan dapat membuat kita tahu bagaimana cara menjaga kesehatan. Namun buku yang sudah lama tersimpan dan tidak dirawat dengan baik justru dapat membuat Anda menjadi kurang sehat.

Buku dapat menjadi sarang bagi kutu debu, spora, dan berbagai organisme berukuran sangat kecil lainnya. Ya, mereka bisa menjadi alergen bagi Anda.

Bila tidak ingin secara rutin membersihkan debu pada buku Anda, simpan saja buku-buku yang sudah tidak dibaca ke dalam tempat penyimpanan yang tertutup.4. Sofa

Siapa yang tidak ingin melepas lelahnya dengan bermalas-malasan di atas sofa? Rasanya semua orang tentu ingin melakukannya. Namun ada hal yang berlawanan dengan kenyamanan yang ditawarkan oleh benda empuk ini.

Sofa dapat mudah menyimpan kutu debu ketika dilapisi dengan bahan yang mudah menyimpan dan menyerap debu atau kotoran. Untuk mencegahnya, ganti bahan pelapis tadi dengan kulit, vinil, atau pelapis licin lainnya.

Baca Juga : Mengagumkan, Tumbuhan Mampu Ketahui Siapa yang Menyantap Mereka

Satu hal yang harus Anda ingat selalu adalah hindari meletakkan furnitur ini di tempat yang lembab.5. Tempat tidur

Saat tidur, kita tidak hanya beristirahat, tetapi juga melepaskan sel-sel kulit mati yang akan tersimpan di tempat tidur. Sialnya, sel-sel kulit mati kita rupanya dapat dengan mudah menarik kutu debu. Apalagi jika kita menghabiskan 7-8 jam setiap malam di atas tempat tidur. 

Cara paling efektif untuk mencegah tumpukan kutu debu adalah dengan menggunakan bahan anti-alergen pada bantal dan kasur. Selain itu, cucilah seprai dan sarung bantal sedikitnya satu kali dalam satu minggu dengan air hangat.