Semakin Parah, Deforestasi Amazon Meningkat 25 Persen dari Tahun Lalu

By Gita Laras Widyaningrum, Selasa, 14 Juli 2020 | 09:42 WIB
Kebakaran di hutan Amazon. (Brazil Photos/Getty Images)

Nationalgeographic.co.id – Akhir-akhir ini, mata dunia teralih dari hutan Amazon karena fokus kepada pandemi virus corona. Laporan terbaru yang dipublikasikan dari National Institute for Space Research (INPE) Brasil, mengungkap angka mengejutkan dari peningkatan deforestasi di sana.

Kebakaran hutan di Amazon menarik perhatian banyak orang pada 2019, tapi itu tidak cukup untuk melindunginya. Menurut data terbaru, 3.066 kilometer persegi hutan Amazon telah dirusak pada enam bulan pertama 2020—meningkat 25% dari tahun lalu di periode yang sama.

Baca Juga: Perubahan Iklim Sebabkan Hilangnya Keanekaragaman Hayati Secara Mendadak

Pada Juni 2020, deforestasi mencapai rekor bulanan yakni melalap 1.033 kilometer persegi, 10,7% lebih tinggi di waktu yang sama tahun lalu dan 24,3% lebih tinggi dari Mei 2020.

Laporan INPE yang tidak dipublikasikan memaparkan bahwa jika penggundulan hutan terus meningkat dengan kecepatan yang sama seperti ini, maka kita berada di “jalur kerusakan” yang belum pernah terjadi sejak 2005.

Dengan musim panas yang baru mulai di Amazon, risiko kebakaran hutan mencapai puncaknya. Tahun lalu, catatan kebakaran hutan di musim panas sangat mengkhawatirkan. Menimbulkan kecaman kepada Presiden Brasil, Jair Bolsonaro, yang dianggap mendorong aksi penebangan liar, penambangan dan alih fungsi lahan di Amazon dan gagal menerapkan konservasi.

Tercatat ada sekitar 2.248 kebakaran hutan yang terjadi di Amazon pada akhir bulan lalu, yang melampaui angka Juni 2019. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa bulan-bulan mendatang kondisinya akan lebih parah.

Baca Juga: Gelombang Panas Cairkan Tundra Siberia dan Sebabkan Kebakaran

Bolsonaro telah berulang kali menolak kritik atas penanganannya terhadap keadaan darurat Amazon. Tekadnya dalam memprioritaskan ekonomi di atas lingkungan telah memaksa Bolsonaro untuk akhirnya mengambil langkah-langkah untuk melindungi hutan hujan, setelah investor internasional mulai menuntut agar pemerintah Brasil mulai menangani deforestasi.

Menurut Reuters, Bolsonaro telah mengerahkan pasukan militer untuk mencegah penggundulan hutan. Ia juga akan mengumumkan larangan untuk menyalakan api di sekitar hutan Amazon. Namun, upayanya sejauh ini belum membuahkan hasil positif.