Situasi Darurat: Perburuan dan Eksploitasi Landak di Indonesia

By Utomo Priyambodo, Rabu, 2 Juni 2021 | 12:58 WIB
Landak raya atau landak malaya, salah satu dari lima spesies landak di Indonesia. (Joel Sartore/ via National Geographic)

Nationalgeographic.co.idLandak, hewan yang memiliki duri-duri khas yang bisa berdiri di atas tubuhnya, kerap diperdagangkan di seluruh wilayah Asia. Indonesia, rumah bagi lima spesies landak, juga menjadi salah satu tempat perburuan dan penjualan terbesar hewan-hewan tersebut.

Spesies-spesies landak kerap menjadi sasaran perburuan karena beberapa alasan. Daging mereka dianggap sebagai sumber protein alternatif untuk dimakan. Bezoar atau batu kecil di dalam tubuh mereka dikonsumsi sebagai obat tradisional. Adapun duri-duri mereka digunakan sebagai jimat dan untuk tujuan dekoratif atau barang hiasan.

Sebuah studi terbaru yang meneliti data penyitaan landak dan bagian-bagian tubuhnya di Indonesia menemukan total 39 insiden dari Januari 2013 hingga Juni 2020 yang melibatkan sekitar 452 landak. Laporan hasil penelitian ini dipublikasikan di jurnal Nature Conservation pada 9 April 2021.