Virus Cacar Monyet Menginfeksi Manusia Lagi Setelah 18 Tahun Berlalu

By Utomo Priyambodo, Senin, 19 Juli 2021 | 19:00 WIB
Cacar monyet (monkeypox). (straitstimes.com via Tribun-Bali.com)

Nationalgeographic.co.id—Kasus pertama cacar monyet pada manusia kembali muncul di Amerika Serikat setelah 18 tahun berlalu. Kasus ini telah dikonfirmasi pada seorang penduduk Amerika Serikat yang baru saja kembali dari bepergian ke Nigeria.

Pasien itu, yang saat ini dirawat di rumah sakit di Dallas, terbang dari Lagos, Nigeria, ke Atlanta pada 8 Juli. Dia kemudian terbang ke Dallas, tiba pada 9 Juli, menurut pernyataan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC).

Pasien tersebut selalu memakai masker selama berada di penerbangan dan di bandara AS karena adannya wabah COVID-19. Jadi risiko cacar monyet menyebar ke penumpang atau pelancong lain di bandara melalui tetesan pernapasan dianggap rendah, kata badan tersebut.

Ini adalah kasus pertama cacar monyet pada manusia yang dilaporkan di Amerika Serikat sejak 2003. Pada tahun itu virus tersebut menyebabkan wabah besar setelah menyebar dari hewan pengerat Afrika yang diimpor ke anjing padang rumput peliharaan, kata CDC. Dalam wabah itu, virus menginfeksi 47 orang, menurut NBC News.