Arktika Rusia Kehilangan Miliaran Ton Es Karena Iklim Menghangat

By Ricky Jenihansen, Kamis, 5 Agustus 2021 | 11:00 WIB
Pemandangan udara Severnaya Zemlya di Kutub Utara Rusia. (Zerskar via Getty Images)

 

Temuan dari penelitian tersebut menambah badan penelitian yang menunjukkan bahwa kondisi di Samudra Arktik menjadi lebih seperti di Atlantik Utara, yang jauh lebih hangat.

"Arktik Rusia sebagian besar tidak dapat diakses, tetapi data satelit telah memungkinkan kami untuk memantau perubahan pada lapisan es dan gletsernya," kata Tepes.

Seperti yang telah diamati di tempat lain di dunia, hilangnya es di wilayah itu semakin cepat. Seiring dengan iklim yang terus menghangat.

Baca Juga: Melepaskan Hewan ke Arktika Bisa Bantu Melawan Perubahan Iklim?

Pencairan es sebagai dampak pemanasan global.. (Zika Zakiya)

Studi tersebut, para peneliti menjelaskan, dapat membantu memprediksi hilangnya es di masa depan di daerah yang mengalami pola perubahan suhu atmosfer dan laut yang serupa. Penelitian tersebut juga dapat meningkatkan prediksi permukaan laut global.

Sebelumnya, analisis dari tim peneliti dari University College London (UCL) juga telah melaporkan bahwa es di laut Arktik mencair 2 kali lebih cepat saat ini. Laporan tersebut memiliki implikasi yang mengkhawatirkan bagi perubahan iklim global.

Seperti diketahui, wilayah Arktik hingga saat ini telah menjadi rumah bagi jutaan kilometer persegi es yang sangat penting untuk menjaga Bumi tetap dingin. Namun beberapa dekade terakhir Bumi terus menghangat dan menimbulkan kekhawatiran global.

Baca Juga: Lepaskan Karbon dan Virus, Ini yang Terjadi Saat Permafrost Mencair