Ilmuwan Mengidentifikasi Gen Penting yang Mengatur Siklus Tidur-Bangun

By Wawan Setiawan, Minggu, 3 Oktober 2021 | 07:00 WIB
Tidak hanya manusia, hewan juga memiliki sebuah ritme biologis internal, yaitu jam internal. (Emily Bertha/EightSleep)

Baca Juga: Ahli Biologi Singkap Dua Spesies Jamur Ini Membuat Lalat Jadi Zombie

Seekor lalat buah (Drosophila melanogaster) memakan pisang. (Wikipedia)

Protein NF1 adalah hulu dari kaskade regulasi yang memicu pelepasan kalsium, yang diperlukan untuk aktivasi neuron di tubuh jamur otak. Ekspresi Nf1 menyebabkan aktivitas neuron yang lebih tinggi di area otak ini di siang hari daripada di malam hari, sehingga membuat terjaga di siang hari. Homolog manusia dari Nf1 adalah gen yang mencegah perkembangan tumor di sistem saraf.

“Ketika seseorang membawa mutasi pada gen Nf1, mereka akan memiliki neurofibromatosis, yaitu penyakit genetik umum yang dapat memengaruhi perkembangan tumor sistem saraf. Salah satu gejala pasien dengan neurofibromatosis adalah gangguan tidur, dan akan menarik untuk mengeksplorasi peran potensial Nf1 dalam fenomena ini,” kata Emi Nagoshi, Profesor di Departemen Genetika dan Evolusi di Fakultas Sains UNIGE.