Nilai Egaliter dari Temuan Kuburan Bayi Perempuan Tertua di Eropa

By Utomo Priyambodo, Kamis, 16 Desember 2021 | 17:00 WIB
Kuburan bayi perempuan tertua di Eropa yang ditemukan dan didokumentasikan sejauh ini. (Jamie Hodgkins/CU Denver)

Nationalgeographic.co.id—Sebuah tim peneliti internasional menemukan pemakaman bayi perempuan tertua di Eropa, setidaknya tertua berdasarkan dokumentasi catatan arkeologi. Situs pemakaman berusia 10.000 tahun itu berada di sebuah gua di Liguria, Italia.

Para peneliti melaporkan dalam situs ini ditemukan lebih dari 60 manik-manik cangkang yang ditusuk, empat liontin dan cakar burung hantu di samping sisa-sisa manusia. Mereka telah melaporakan penemuan ini adalam sebuah artikel ilmiah yang terbit di jurnal Scientific Reports.

Penemuan ini memberikan wawasan tentang periode Mesolitikum awal. Penemuan ini juga penting, mengingat perlakuan yang tampaknya egaliter untuk pemakaman bayi perempuan, kata para peneliti.

"Evolusi dan perkembangan bagaimana manusia purba mengubur mayat mereka seperti yang terungkap dalam catatan arkeologi memiliki makna budaya yang sangat besar," kata peneliti Jamie Hodgkins seperti dilansir UPI.

"Penguburan bayi sangat langka," jadi temuan ini menambahkan informasi penting untuk membantu mengisi kesenjangan dalam pengetahuan mulai dari periode Paleolitik Atas terbaru hingga bagian paling awal dari era Mesolitik, kata Hodgkins yang merupakan profesor antropologi di University of Colorado Denver.