Lares, Dewa Rumah Tangga Romawi yang Melindungi Rumah dan Keluarga

By Sysilia Tanhati, Senin, 27 Juni 2022 | 15:00 WIB
Lares adalah dewa rumah tangga Romawi yang melindungi rumah dan keluarga. Doa dipanjatkan kepada Lar setiap pagi, pohon-pohon dan semak belukar dipersembahkan untuk mereka. ( National Archaeological Museum )

Nationalgeographic.co.id—Dalam beberapa budaya kuno, ada dewa atau dewi pelindung rumah tangga. Misalnya, Broonie Brownies dari cerita rakyat Skotlandia. Orang-orang Skotlandia percaya kalau Broonie akan datang di malam hari saat seisi rumah tertidur. Apa yang dilakukannya? Melakukan segala pekerjaan rumah tangga. Di Mesir kuno, Taweret merupakan penjaga rumah, penjaga tidur, dan melindungi dari kekuatan jahat. Dalam kepercayaan Slavia kuno, Domovik adalah roh rumah tangga yang menjaga kesucian rumah. Bagaimana dengan Romawi kuno? Lares, dewa rumah tangga Romawi yang melindungi rumah dan keluarga.

Di masa lalu, rumah Romawi kecil dan lebih sederhana. Setiap rumah memiliki tempat untuk perapian sebagai sumber utama cahaya dan panas untuk semua anggota keluarga. Di dekat perapian anggota keluarga berkumpul setiap hari untuk makan, beristirahat, dan berbincang-bincang.

Kultus Lares tersebar luas di Kekaisaran Romawi. Lares atau Lar merupakan dewa rumah tangga yang sangat dihormati. “Ia hadir di pusat kehidupan keluarga,” ungkap A. Sutherland dilansir dari laman Ancient Pages.

Lares adalah penjaga perapian dan makanan keluarga, ladang, kesuburan, dan rumah tangga di persimpangan jalan. Sebagai dewa, Lares mendukung rumah, keluarga, dan masyarakat secara keseluruhan. Dewa ini juga dimintai bantuan sehubungan dengan persalinan, upacara inisiasi, perkawinan, dan kematian di masyarakat Romawi.

Kuil atau altar Lares yang ditemukan di Pompeii. (Wikipedia)

Kepala keluarga adalah imam besar dari sekte Lar. Doa dipanjatkan kepada Lar setiap pagi, pohon-pohon dan semak belukar dipersembahkan untuk mereka. Ada persembahan khusus yang secara teratur disiapkan pada festival-festival keluarga.

Setiap akhir Desember atau awal Januari, perayaan untuk Lares, ‘compitalia’, diselenggarakan.

Dari mana asal-usul dewa rumah tangga ini?

Kultus Lares diadaptasi dari Etruria oleh bangsa Romawi. “Lares disembah dan tidak jarang, ditakuti oleh penyembahnya,” tambah Sutherland. Namun, asal usul sebenarnya dari dewa-dewa rumah tangga ini masih belum diketahui.

Awalnya setiap rumah tangga hanya memiliki satu patung Lar. Patung perunggu kecil yang menggambarkan sosok muda dalam postur menari merupakan yang paling umum. Sosok ini  mengenakan tunik atau jubah pendek sambil memegang di tanduk minum di satu tangan. Sedangkan di tangan lain, Lar memegang cangkir. Ini menjadi simbol dari kelimpahan dan nutrisi.

Para budak juga memohon perlindungan dari Lares

Bangsa Romawi kuno percaya bahwa mereka mengawasi norma-norma tradisional dalam hubungan anggota keluarga dan menghukum pelanggar. Terutama majikan tertentu yang terlalu kejam terhadap budak. Budak biasanya mencari perlindungan dari murka tuannya di perapian atau altar Lar. Mereka secara aktif berpartisipasi dalam pemujaan.