Selidik Kereta Lapis Emas yang Membawa Raja Charles III saat Penobatan

By Sysilia Tanhati, Minggu, 14 Mei 2023 | 14:00 WIB
Saat penobatan, Raja Charles III dari Kerajaan Inggris menggunakan dua kereta kencana yang spektakuler untuk prosesi. (Katie Chan)

Nationalgeographic.co.id—Penobatan Raja Charles III dari Kerajaan Inggris melibatkan dua prosesi yang luar biasa dan dinanti-nanti oleh banyak orang. Yang pertama adalah prosesi Raja Charles III dan Permaisuri Camilla yang melakukan perjalanan ke Westminster Abbey. Pada prosesi pertama, Raja Inggris  itu menggunakan kereta Diamond Jubilee State. Setelah penobatan selesai, Charles melakukan prosesi kedua dengan kereta Gold State yang menakjubkan dan megah.

Kereta Diamond Jubilee State

Semua mata tertuju pada Raja Charles III dan permaisurinya saat mereka melakukan perjalanan dari Istana Buckingham ke Westminster Abbey. Perjalanan ini dikenal sebagai Prosesi Raja.

Didampingi oleh Sovereign's Escort of the Household Cavalry, prosesi dimulai dari Istana Buckingham melalui Gerbang Tengah dan berlanjut ke The Mall. Kereta kemudian melewati Admiralty Arch dan selatan King Charles I Island. “Rombongan kerajaan itu menyusuri Whitehall dan sepanjang Parliament Street,” tulis Natasha Leake di laman Tatler.

Prosesi berjalan mengitari sisi timur dan selatan Parliament Square ke Broad Sanctuary untuk tiba di Sanctuary of Westminster Abbey.

Kereta Diamond Jubilee, yang ditarik oleh enam kuda Windsor Grey. Kereta ini dibuat untuk memperingati 60 tahun pemerintahan Ratu Elizabeth II. Pertama kali digunakan pada Pembukaan Parlemen Negara pada 4 Juni 2014.

Kereta Diamond Jubilee, yang ditarik oleh enam kuda Windsor Grey. Saat penobatan Raja Charles III, kereta ini digunakan dalam prosesi dari Istana Buckingham menuju Westminster Abbey. (Katie Chan)

Kereta indah ini memiliki panjang lebih dari 5 meter dan berat lebih dari 3 ton. Ini memiliki bodi aluminium dan didesain agar bisa menahan guncangan dalam perjalanan.

Kereta istimewa ini juga menggunakan bahan-bahan yang diambil dari benda-benda bersejarah lainnya. Misalnya pegangan kursi dari Royal Yacht Britannia. Sedangkan bingkai jendela dan panel interior diambil dari Kastil Caernarfon, Katedral Canterbury, The Mary Rose, dan 10 Downing Street. “Bahkan markas Kapten Scott dan Sir Ernest Shackleton di Antarktika turun ambil bagian,” tambah Leake.

Kereta Gold State

Setelah upacara penobatan, Raja Charles III dan Permaisuri Camilla meninggalkan Westminster Abbey. Keduanya kembali melakukan prosesi menuju Istana Buckingham.

Prosesi ini disebut Prosesi Penobatan. Raja Charles III didampingi oleh angkatan bersenjata dari seluruh Persemakmuran dan Wilayah Seberang Laut Inggris, semua layanan angkatan bersenjata Inggris Raya, pengawal penguasa dan perairan kerajaan. Anggota keluarga Kerajaan Inggris pun turut ambil bagian dalam prosesi kedua ini.

Dirancang oleh William Chambers dan dibuat oleh Samuel Butler, kereta spektakuler ini berusia 260 tahun. Terakhir digunakan selama Platinum Jubilee Ratu Elizabeth II pada Juni 2022. Kereta emas ini memiliki panjang tujuh meter dan tinggi 3,6 meter, beratnya empat ton.

Raja George III menggunakan kereta emas ini untuk melakukan perjalanan ke Pembukaan Parlemen Negara pada tahun 1762.

Benarkah kereta Gold State terbuat dari emas? Kereta tertua ketiga yang bertahan di Inggris ini tidak terbuat dari emas padat, melainkan kayu. Kayu itu dilapisi oleh emas tipis di atasnya.

Setelah upacara penobatan, Raja Charles III dan Permaisuri Camilla meninggalkan Westminster Abbey. Keduanya kembali melakukan prosesi menuju Istana Buckingham. Prosesi ini menggunakan kereta Golden State yang berwarna emas. (Crochet.david)

Dilapisi dengan beludru dan satin, kereta juga memiliki panel lukisan dewa dan dewi Romawi. Di atapnya ada tiga malaikat yang melambangkan Inggris, Skotlandia, dan Irlandia.

Kereta Gold State ditarik oleh delapan kuda Windsor Grey. Ratu Elizabeth II menggunakannya pada hari Penobatannya untuk melakukan prosesi ke Westminster Abbey. Selama waktu itu, staf kerajaan mengikatkan botol air panas di bawah kursi. Tujuannya untuk mencegah cuaca dingin dan basah yang tidak biasa.

Delapan kuda Windsor Grey yang menarik kereta Gold State

Prosesi Penobatan adalah salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Perwujudan keagungan Kerajaan Inggris, Prosesi Penobatan tidak diragukan lagi akan selalu diingat selama bertahun-tahun yang akan datang.

Istana Buckingham mengungkapkan kuda-kuda yang akan digunakan dalam Prosesi Penobatan. Delapan kuda Windsor Grey bernama bernama Icon, Shadow, Milford Haven, Newark, Echo, Knightsbridge, Meg and Tyrone. Semua kuda kecuali Meg dan Newark juga menarik kereta Diamond Jubilee State.

Baca Juga: Daftar Keanehan Raja Charles yang Jarang Disadari Banyak Orang

Baca Juga: Kini Raja Charles, Siapa yang Dulu Jadi Raja Pertama Kerajaan Inggris?

Baca Juga: Kerap Bernasib Buruk, Benarkah Nama Raja Charles Membawa Kutukan?

Baca Juga: Benda-Benda Penting yang Digunakan dalam Penobatan Raja Charles III 

Tugas melatih tunggangan kerajaan menjadi tanggung jawab Royal Mews. Royal Mews juga mengatur perjalanan darat untuk raja dan keluarga Kerajaan Inggris.

Staf dan kudanya memainkan peran yang sangat penting pada saat-saat ketika kereta kuda dibutuhkan. “Misalnya ketika penobatan, Pembukaan Parlemen Negara dan kunjungan kepala negara,” imbuh Leake.

Kuda memainkan peran penting dalam aktivitas kerajaan dan sangat dihargai oleh keluarga Kerajaan Inggris.

Ratu Elizabeth II adalah seorang pencinta kuda yang berpengalaman dan berdedikasi. Mendiang Ratu Elizabeth II memiliki kuda poni kesayangan bernama Emma yang memberikan penghormatan di upacara pemakamannya.

Prosesi keluarga Kerajaan Inggris selalu menjadi “atraksi” yang menarik banyak pengunjung, terutama para pecinta Kerajaan Inggris.

Kini upacara penobatan Raja Charles III dan Ratu Camilla sudah selesai. Namun orang-orang masih terkenang akan kemegahan upacara dan prosesinya, termasuk kereta-kereta spektakuler yang mengangkut raja dan ratu baru itu.