Pengkhianatan dan Pembunuhan Terkenal dalam Sejarah Dunia Kuno

By Sysilia Tanhati, Rabu, 5 Juli 2023 | 07:30 WIB
Sepanjang sejarah dunia kuno, pembunuhan digunakan untuk melenyapkan saingan politik. Ada beberapa pembunuhan yang terkenal dan dikenang hingga kini. (William Holmes Sullivan)

Nationalgeographic.co.id—Sepanjang sejarah dunia kuno, pembunuhan digunakan untuk melenyapkan saingan. Meski ribuan tahun telah berlalu, pengkhianatan dan pembunuhan meninggalkan jejak yang tak terhapuskan dalam sejarah manusia.

Di dunia kuno, di mana kekuatan politik sering dimenangkan dan dikalahkan di medan perang, pembunuhan adalah hal yang biasa.

Berikut beberapa pengkhiatanan dan pembunuhan yang terkenal dalam sejarah dunia kuno.

Julius Caesar, ambisi yang membuatnya dibunuh oleh musuhnya

Julius Caesar, negarawan Romawi dan jenderal militer lahir pada 100 Sebelum Masehi. Ia dikhianati dan dibunuh pada 15 Maret 44 Sebelum Masehi.

Kekuatan dan popularitasnya yang semakin meningkat di antara orang-orang Romawi. Hal itu juga dikombinasikan dengan ambisinya yang tak tertandingi.

“Alhasil, kombinasi keduanya membuatnya menjadi orang yang tepat untuk disingkirkan,” tulis Robbie Mitchell.

Caesar secara terang-terangan mengecewakan sebagian besar kelas senator. Mereka pun memandangnya sebagai ancaman bagi stabilitas Romawi. Para senator ingin Caesar menyingkir.

Hal itu mengakibatkan sekelompok senator, dipimpin oleh Marcus Junius Brutus dan Gaius Cassius Longinus, bersekongkol untuk membunuh Caesar.

Pembunuhannya itu merupakan upaya mengembalikan Republik ke kejayaannya. Diperkirakan hingga 60 senator bergabung dalam konspirasi tersebut.

Pada Ides of March, Caesar dijadwalkan menghadiri rapat Senat di Teater Pompey. Saat dia masuk, dia didekati oleh beberapa konspirator yang berpura-pura mengajukan petisi kepadanya.

Saat mereka berkerumun di sekitar Caesar, mereka tiba-tiba menghunus belati dan mulai menikamnya. Yang pertama menyerang adalah senator Casca, saudara senator yang diasingkan.