Pax Mongolica: Kedamaian Sejarah Abad Pertengahan di Bawah Mongol

By Afkar Aristoteles Mukhaer, Senin, 15 Januari 2024 | 16:26 WIB
Pasukan Mongol yang kuat dalam perjalanannya menaklukkan beberapa kawasan Asia dan Eropa. Luasnya kekuasaan Kekaisaran Mongol dalam sejarah abad pertengahan disebut sebagai Pax Mongolica. (History Collection)

Nationalgeographic.co.id - Semua bangsa di Eropa dan Asia tentu mengenal bangsa Mongol. Keberadaan bangsa Mongol disebutkan dalam berbagai catatan sejarah abad pertengahan, bahkan oleh masyarakat Jawa menjelang kebangkitan Majapahit.

Kekaisaran Mongol mewarnai abad pertengahan sejak abad ke-13. Setelah didirikan oleh Genghis Khan, Kekaisaran Mongol memperluas kekuasaannya dengan cepat. Hal ini yang membuatnya sebagai salah satu kekaisaran terbesar dalam sejarah.

Kekaisaran Mongol kemudian terbentang dari Eropa Timur hingga Tiongkok dalam sejarah abad pertengahan. Mereka juga menguasai Jalur Sutra yang terkenal sebagai penghubung dua dunia untuk pertukaran dagang, budaya, dan ilmu pengetahuan.

Meski berikutnya Kekaisaran Mongol terpecah menjadi Kekaisaran Ilkhanat, Gerombolan Emas, Dinasti Yuan, dan Chagatai, tatanan dunia berubah secara stabil. Hal tersebut disebabkan pengaruh berbagai budaya dan jalur perdagangan dunia yang dikuasai Kekaisaran Mongol.

Tatanan ini, oleh para ahli sejarah abad pertengahan, disebut sebagai Pax Mongolica (Perdamaian di bawah Mongol). Nama ini meniru frasa Pax Romana (Perdamaian di bawah Romawi).

Kenyamanan Jalur Sutra oleh Pax Mongolica

Dengan jatuhnya seluruh Jalur Sutra di dalam kekuasaan, Kekaisaran Mongol mendulang kejayaan dengan memaksakan otoritasnya. Otoritas yang diterapkan oleh Kekaisaran Mongol membuat Jalur Sutra yang awalnya dianggap sebagai jalan yang berbahaya bagi pelancong, menjadi terkendali secara keamanan.

Tidak jarang, sejak perluasan ke Asia Tengah mengikuti Jalur Sutra, kekaisaran Mongol menempatkan garnisun tentara permanen. Berbagai patroli dilakukan, yang pada awalnya untuk mendukung mobilisasi tentara ke negeri-negeri jauh, membuatnya lebih aman dari bandit dan perampok. Satu-satunya yang sangat signifikan menganggu di Jalur Sutra adalah musim ekstrem.

Berkat keamanan yang stabil, perdagangan internasional dalam sejarah abad pertengahan era Pax Mongolica berkembang pesat.

Kafilah Marco Polo di Jalur Sutra, 1380 dalam sejarah abad pertengahan. (Public Domain)

Distribusi komoditas eksotis dan mewah tersebar begitu masif antara dunia Timur dan Barat. Hal ini, yang kemudian, mendorong kalangan pedagang bisa menjelajah lebih jauh mencari komoditas.

Pada masa Pax Mongolica ini, dalam sejarah abad pertengahan, menghadirkan penjelajah dari negeri jauh untuk mendeskripsikan berbagai peradaban dunia, seperti Marco Polo, Ibnu Batutah, dan Bar Sauma.