Berlangganan

Apakah Ayam Keturunan Dinosaurus? Ini Jawaban Ilmiah Profesor Genetik

Selasa, 06 Mei 2025 | 09:03 WIB
Bagikan :
petalumaeggfarm.com
Ilustrasi dinosaurus dan ayam.

Nationalgeographic.co.id—Setelah kepunahan massal yang menghancurkan sebagian besar kehidupan di Bumi sekitar 66 juta tahun lalu, termasuk dinosaurus non-unggas yang ikonik, kelompok kecil dinosaurus berbulu selamat dan kemudian mengalami ledakan evolusi yang luar biasa.

Dalam rentang waktu yang relatif singkat secara geologis, mereka bercabang menjadi keanekaragaman spesies burung modern yang spektakuler, mencakup lebih dari 10.000 jenis dengan bentuk, ukuran, dan perilaku yang sangat beragam.

Namun, memahami secara pasti bagaimana garis keturunan burung modern ini berevolusi dari nenek moyang dinosaurus purba mereka dan bagaimana mereka mencapai keanekaragaman hayati yang luar biasa ini telah menjadi teka-teki yang membingungkan para ahli biologi selama berabad-abad.

Detail molekuler dari proses evolusi yang cepat ini hampir tidak diketahui, meninggalkan banyak pertanyaan terbuka tentang pohon keluarga burung.

Di tengah misteri evolusi unggas ini, pertanyaan mendasar sering muncul di benak banyak orang: apakah ayam keturunan dinosaurus? Penelitian genom terbaru mulai memberikan jawaban yang menarik dan mengejutkan.

Riset mutakhir yang dilakukan oleh tim ilmuwan di School of Biosciences, University of Kent, di bawah kepemimpinan Profesor Darren Griffin, telah mengungkap temuan penting mengenai jalur evolusi salah satu burung paling umum di dunia: ayam.

Studi yang dilakukan pada 2014 ini, yang merupakan bagian dari upaya kolaboratif yang jauh lebih besar oleh konsorsium ilmuwan terkemuka global, Avian Phylogenomics Consortium, yang telah berjalan selama empat tahun terakhir, menelusuri kembali sejarah genom burung untuk mengungkap detail evolusi spesies.

Temuan utama dari penelitian di Kent ini sangat mencolok: genom pada garis keturunan ayam dan kalkun ternyata mengalami jumlah perubahan yang paling sedikit dibandingkan dengan jenis burung lain yang diteliti.

Ini berarti, secara mengejutkan, pola kromosom ayam dan kalkun paling mirip dengan struktur genom nenek moyang burung purba mereka, yang diyakini sebagai dinosaurus berbulu.

Profesor Griffin menjelaskan bahwa salah satu ciri khas genom burung adalah keberadaan sejumlah besar mikrokromosom kecil. Paket-paket materi genetik yang padat dan kaya gen ini, menurutnya, diperkirakan sudah ada pada nenek moyang dinosaurus yang menjadi leluhur burung.

Tim peneliti menemukan bahwa ayam, di antara semua spesies yang dianalisis, memiliki pola keseluruhan kromosom yang paling erat menyerupai nenek moyang dinosaurus burung tersebut.

Baca Juga: Apakah Burung Keturunan Dinosaurus? Ini Jawaban Ahli Paleobiologi

Tag:

Lainnya

Ahvaytum bahndooiveche, Bukti Dinosaurus Awal di Belahan Bumi Utara

Menurut studi terbaru, dinosaurus diperkirakan telah menjelajah belahan bumi utara jutaan tahun lebih awal dari yang diperkirakan sebelumnya.
2025-05-04 10:00:00