Berlangganan

Tionghoa Peranakan dalam Bingkai Kebinekaan Indonesia

Kamis, 26 Juli 2018 | 12:19 WIB
Mahandis Yoanata Thamrin, Gregorius Bhisma Adinaya
Bagikan :
Bhisma Adinaya/National Geographic Indonesia
Sederet foto kenangan keluarga peranakan Tionghoa di Semarang yang turut dipamerkan di Semarang Contemporary Art Gallery.

“Soto adalah produk peranakan tersukses di Indonesia,” ujarnya. “Indonesia dipersatukan oleh soto!”

Diskusi panel berlanjut bersama sederet pembicara:

Didi Kwartanada, sejarawan yang meneliti sejarah etnis Tionghoa; Boedi Mranata, pegiat Komunitas Lintas Budaya Indonesia dan ketua Himpunan Keramik Indonesia; Azmi Abubakar, pendiri Museum Pustaka Peranakan Tionghoa; dan Rafael Soenarto, pemerhati budaya Tionghoa asal Semarang dan pegiat Perkumpulan Sosial Rasa Dharma Semarang.

Tag:

Lainnya

Budaya Tionghoa, Budaya yang Sarat akan Makna

Jelang Imlek, keluarga Tionghoa menghantarkan sesaji istimewa sebagai tanda bakti kepada para leluhur. Bagaimana mereka berkomunikasi dengan para leluhur?
2016-02-08 17:00:00