Begini Cara Membedakan Tahi Lalat Normal Dengan yang Tanda Kanker

By Nesa Alicia, Rabu, 24 Oktober 2018 | 09:49 WIB
(damiangretka)

Nationalgeographic.co.id - Tahi lalat biasanya dianggap sebagai tanda lahir yang merupakan hasil dari pigmentasi warna dari melanosit (sel pigmen kulit) yang berkelompok. Setiap orang setidaknya memiliki satu tahi lalat di tubuhnya.

Biasanya tahi lalat akan muncul sejak lahir, tetapi bukan berarti tahi lalat tidak dapat muncul secara tiba-tiba. Biasanya, tahi lalat muncul ketika sedang dalam masa kanak-kanak atau remaja. Meski tidak selalu berbahaya, tetapi tahi lalat yang muncul tiba-tiba bisa juga berubah menjadi kanker.

Oleh sebab itu, ada beberapa cara untuk membedakan tahi lalat normal dan yang tidak.  Perbedaan tersebut bisa dilihat dari bentuk yang tidak biasa, adanya luka, benjolan, muncul tanpa disadari atau perubahan sensasi pada area kulit yang menjadi pertanda kanker kulit - sebagai peringatan awal. 

Untuk tahi lalat yang normal, biasanya akan bewarna kecoklatan, biru-keabuan (Mongolian spot), noda kemerahan (salmon patches), keunguan (hemangioma), dan hitam legam. Orang-orang berkulit maupun berambut gelap cenderung memiliki tahi lalat yang berwarna lebih gelap dibandingan dengan mereka yang berkulit putih atau rambut pirang.

Baca Juga : Tiongkok Akan Luncurkan 'Bulan Buatan' Sebagai Pengganti Lampu Jalan

Tahi lalat dapat menyatu dengan kulit atau timbul terangkat, bahkan bisa disertai dengan pertumbuhan rambut. Bentuknya pun bisa bulat sempurna atau oval. Umumnya, tahi lalat yang normal akan berdiameter kurang dari 6 milimeter.

Pada saat mencapai usia dewasa, maka Anda mungkin memiliki 10 buah atau lebih tanda lahir pada tubuh. Tahi lalat yang muncul di kemudian hari harus diperiksakan ke dokter. 

Sedangkan tahi lalat yang muncul pada kulit -- pasca remaja awal -- menjadi tanda peringatan yang penting dari melanoma, yang merupakan salah satu bentuk kanker kulit paling mematikan. Tanda yang terlihat di mana tahi lalat yang semakin lama semakin membesar. Kondisi kulit itu mungkin tidak berpigmen meski kasusnya jarang terjadi. 

Dikutip dari Hello Sehat, berikut cara lain yang dapat membedakan mana yang merupakan tanda dari melanoma. 

- Asymmetry (Asimetri)

Tahi lalat yang normal memiliki bentuk sempurna -- salah satu ujungnya akan cocok dengan sisi yang satunya. Kelainan pada ukuran dan bentuk dapat dicurigai sebagai gejala kanker kulit yang diakibatkan karena sel pada salah satu sisi tumbuh lebih cepat daripada yang lain. Sel kanker cenderung akan berkembang lebih cepat dibandingkan sel normal, dengan pola yang tidak berarturan. 

- Border (Pinggiran)