Enam Hiu Langka Ditangkap dan Dibunuh di Taiwan dalam Empat Hari

By Gita Laras Widyaningrum, Kamis, 2 Juli 2020 | 11:22 WIB
Hiu bermulut besar. (Carlos M. Duarte/ResearchGate)

Nationalgeographic.co.id – Hiu bermulut besar tidak hanya nyata, tapi juga menakjubkan. Raksasa berwajah unik ini merupakan hiu terbesar ketiga di lautan. Mereka menyelami dalamnya lautan menggunakan mulut besarnya, yang seperti dilapisi ‘bibir karet’ untuk menyaring plankton dan ubur-ubur.

Sejak 1976, hanya ada sekitar 300 hiu bermulut besar yang terlihat. Oleh sebab itu, mereka dianggap sangat langka. Namun, di sisi lain, kelangkaannya membuat banyak orang ingin mendapatkan spesimennya. Tren ini cukup mengkhawatirkan di Taiwan—membuat kelompok konservasi geram dan mendesak perlindungan lebih baik untuk mencegah penangkapan serta perdagangan hiu bermulut besar.

“Secara global, ada 230 kasus penangkapan hiu bermulut besar yang pernah dilaporkan,” kata Jonathan Tree dari Environment & Animal Society Taiwan (EAST), dikutip dari IFL Science.

“Sekitar 146 dari mereka telah ditangkap nelayan Taiwan. Hampir 2/3 dari total tangkapan global,” imbuhnya.

Baca Juga: Taman Karang Ditemukan di Laut Dalam Greenland Untuk Pertama Kalinya

Tree mengungkapkan: “Mereka mengklain, penangkapan hiu bermulut besar dilakukan dengan tidak sengaja. Namun, bulan ini, empat kapal diketahui sudah menangkap enam hiu bermulut besar hanya dalam waktu empat hari.”

Hiu bermulut besar biasanya berenang di kedalaman sekitar 120-166 meter di siang hari. Namun, spesies ini memiliki migrasi vertikal yang membawa mereka dalam jangkauan penangkap ikan (12-25 meter) saat petang dang subuh.

Belum diketahui mereka melakukan migrasi tersebut untuk mencari makan atau kondisi cahaya yang menguntungkan. Yang pasti, aktivitas tersebut membuat mereka rentan ditangkap. Data yang dikumpulkan mengungkapkan bahwa hiu bermulut besar bergerak lambat dengan kecepatan rata-rata hanya setengah meter per detik—membuatnya menjadi sasaran empuk pemburu.

Hewan langka ini dijual dengan harga tinggi, antara 6.000-180.000 dollar AS tergantung ukurannya. Mereka dicari oleh pembeli swasta karena siripnya.

Baca Juga: MiripJoker, Nama Spesies Laba-laba Terbaru Diambil dari Joaquin Phoenix

"Pada 2014, Dewan Pertanian Taiwan memberlakukan sistem pelaporan wajib untuk hiu bermulut besar," kata Tree.

“Peraturan tersebut mengharuskan nelayan dan operator melaporkan penangkapan hiu bermulut besar kepada pihak berwenang dalam waktu 24 jam setelah kedatangan mereka di pelabuhan. Meski begitu, langkah-langkah ini gagal melindungi hiu dari sekelompok kecil operator penangkapan ikan yang berniat mengambil untung,” paparnya.

Tree dan rekan-rekannya meminta pemerintah Taiwan untuk menjadi pemain internasional yang bertanggung jawab dan bertindak cepat untuk menetapkan larangan penangkapan ikan hiu bermulut besar sebelum mereka punah dari lautan.